Cerita Di Balik Desain Backstage

 
Faces of Indonesia
Setelah lebih dari 3 tahun Bhinneka.Com hadir dengan desain yang sama, akhirnya desain baru yang memakan waktu persiapan lebih dari 1 tahun ini kami luncurkan. Lamanya waktu yang dibutuhkan tentu tidak hanya disebabkan perubahan desain semata. Begitu banyaknya perubahan internal yang mengiringi desain baru yang akan kami luncurkan membuat segala persiapan menjadi lebih kompleks. Mulai dari perubahan infrastruktur yang memungkinkan pengembangan Bhinneka.Com lebih jauh, perubahan scripting biasa ke .Net yang kini kami adaptasi, hingga penambahan fitur-fitur baru yang akan semakin memanjakan pengunjung setia Bhinneka.Com dengan pengalaman berbelanja online yang makin asyik.
Faces of Indonesia

Faces of Indonesia

Keragaman Topeng Indonesia Merupakan
Kekayaan Budaya Bangsa
Theme Idea: Team
Creative Director: Hendrik Tio
Art Designer: Dini Kartika & Cay-Cay
Programming: Arjuna
Perpustakaan: Ella Viryananda
Script Writer: Ella Viryananda
Database: Leo Antonius
Photographer: Michael Devangga
Publishing Period : Mar 2008 - Jun 2009
Copyright© : Bhinneka Mentari Dimensi

Faces Of Indonesia

 
Pada desain sebelumnya Bhinneka.Com mengangkat tema "Only The Paranoid Survive", sebuah buku karangan Andrew S. Grove (mantan CEO Intel) yang sangat inspiratif. Kali ini Bhinneka.Com hadir dengan tema "Faces Of Indonesia" yang menampilkan keragaman topeng Indonesia yang merupakan kekayaan budaya bangsa. Mungkin terasa agak bertolak belakang dimana Bhinneka.Com yang merupakan situs e-commerce produk-produk teknologi tinggi yang sangat erat dengan modernitas, justru dikelilingi oleh topeng-topeng yang bernuansa tradisional. Inilah upaya sederhana kami untuk terus mengingatkan kita semua akan keluhuran budaya bangsa.

Kekayaan Budaya yang terpelihara

 
Kami merasa terpanggil untuk turut melestarikan kekayaan budaya bangsa yang begitu banyaknya, melihat kenyataan masih sedikit situs-situs budaya yang mengulas dan menginventarisasi kekayaan budaya Indonesia. Dalam penyusunan materi dan profil topeng-topeng pun kami menemukan kenyataan sedikit sekali situs hasil pencarian kami yang mengulas kekayaan budaya Indonesia secara khusus, bahkan situs wisata dan situs resmi pemerintah daerah sekalipun. Lebih prihatin lagi, informasi mengenai budaya Indonesia, khususnya topeng, justru kami temukan pada situs-situs berbahasa asing yang berasal dari luar negeri. Kebanyakan adalah toko online di luar negeri yang menjual topeng dan benda-benda seni dan budaya, situs referensi penelitian budaya yang kebanyakan disusun oleh orang berkebangsaan bukan Indonesia, dan beberapa situs
pribadi milik pencinta budaya Indonesia yang mempunyai tujuan luhur demi melestarikan budaya bangsa. Semua sumber tersebut saling melengkapi penyusunan materi dan profil topeng yang sebagian besar kami dapatkan dari Wikipedia.
Desain yang kami luncurkan pada penghujung 2007 ini merupakan desain ke-19 sejak Bhinneka.Com online pertama kali pada 1999. Artinya, selama 8 tahun sejak diluncurkan, rata-rata lebih dari 2 kali dalam setahun kami berganti desain. Namun desain ke-18 sebelumnya memang desain terlama yang bertahan selama 3 tahun lebih. Selamat menikmati desain dan fitur-fitur baru kami. Semoga langkah kecil yang kami lakukan dengan mengangkat tema kekayaan budaya bangsa, membuat kita semua tergerak untuk mencintai dan melestarikan kekayaan budaya warisan nenek moyang kita.

Mari Berkenalan Lebih Dekat dengan Topeng

 
Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi paling tua yang pernah diciptakan peradaban manusia. Pada sebagian besar masyarakat dunia, topeng memegang peranan penting dalam berbagai sisi kehidupan yang menyimpan nilai-nilai magis dan suci. Ini karena peranan topeng yang besar sebagai simbol-simbol khusus dalam berbagai uparaca dan kegiatan adat yang luhur.
Kehidupan masyarakat modern saat ini menempatkan topeng sebagai salah satu bentuk karya seni tinggi. Tidak hanya karena keindahan estetis yang dimilikinya, tetapi sisi misteri yang tersimpan pada raut wajah topeng tetap mampu memancarkan kekuatan magis yang sulit dijelaskan.

Topeng Di Indonesia

Topeng masuk Indonesia pada sekitar abad ke-17. Secara luas digunakan dalam tari yang menjadi bagian dari upacara adat atau penceritaan kembali cerita-cerita kuno dari para leluhur. Diyakini bahwa topeng berkaitan erat dengan roh-roh leluhur yang dianggap sebagai interpretasi dewa-dewa. Pada beberapa suku, topeng masih menghiasi berbagai kegiatan seni dan adat sehari-hari.

Topeng Jawa

Cerita klasik Ramayana yang berkembang sejak ratusan tahun lalu menjadi inspirasi utama dalam penciptaan topeng di Jawa. Topeng-topeng di Jawa dibuat untuk pementasan sendra-tari yang menceritakan kisah-kisah klasik tersebut. Salah satu tokoh dari cerita Ramayana adalah Rama dan Sinta. Rama adalah seorang suami yang berjuang mati-matian untuk menyelamatkan Sinta dari Rahwana. Sementara Sinta adalah istri setia yang berjuang melawan godaan Rahwana untuk menjaga kesucian cintanya.

Topeng Bali

Topeng sebagai bentuk karya seni tradisional di Bali lebih dikenal dengan sebutan tapel. Keberadaan topeng dalam masyarakat Bali berkaitan erat dengan upacara keagamaan Hindu, karena kesenian luluh dalam agama dan masyarakat. Sebagai sebuah tradisi yang kental dengan nuansa ritual magis, umumnya yang ditampilkan di tengah masyarakat adalah seni yang disakralkan. Tuah dari topeng yang merepresentasikan dewa-dewa dipercaya mampu menganugrahkan ketenteraman dan keselamatan.

Topeng Dayak

Di daerah Kalimantan, suku Dayak menggunakan topeng dalam Tari Hudog yang sering dimainkan dalam upacara keagamaan dari kelompok suku Dayak Bahau dan Modang. Tari ini dimaksudkan untuk memperoleh kekuatan dalam mengatasi gangguan hama perusak tanaman dan mengharapkan diberikan kesuburan dengan hasil panen yang banyak. Topeng yang digunakan berwarna hitam, putih, dan merah yang melambangkan kekuatan alam yang akan membawa air dan melindungi tanaman yang mereka tanam hingga musim panen tiba.
Dapat kita lihat, betapa para ahli telah bekerja keras untuk menyelidiki dan mempelajari misteri dibalik topeng. Tetapi sampai saat ini masih tersisa beberapa pertanyaan yang belum menemukan jawaban. Tidak seorangpun dapat menjelaskan mengapa manusia merasa perlu menutupi wajahnya dengan topeng. Kita juga masih belum menemukan jawaban mengapa di sebagian besar adat suku tertentu tidak mengijinkan wanita menggunakan topeng. Dan begitulah misteri dibalik topeng, terus menerus menyelubungi..
Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia

Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia

Saat ini kami telah melakukan 19 kali perubahan design sepanjang sejarah Bhinneka.Com dan hampir seluruh dari design tersebut selalu dilakukan oleh tim internal kami sendiri. Kami percaya, melalui design pun kita bisa menunjukkan kepada dunia dan kita sendiri tentang kemampuan bangsa Indonesia.
24 Tahun Melayani, Asli Bikin Tenang
Cari Semua Kategori
Hubungi Kami
(021) 2929-2828
SMS: 0812-123-8000, Fax: (021) 425-7787
Kantor Pusat
:
Senin - Jumat; 08.30 - 19.00 WIB
Sabtu; 09.00 - 16.00 WIB
Toko
:
Setiap Hari; 10.00 - 19.00 WIB
Newsletter
Daftar sekarang untuk menerima informasi produk terkini, promosi, dan tawaran menarik lainnya.
Daftar
Copyright © 1999-2017 Bhinneka Mentari Dimensi, PT.
Chat With Us