 |
| |
| Theme Idea |
|
Team |
| Creative Director |
|
Pandan Wangi |
| Art Designer |
|
Pandan Wangi |
| Programming |
|
Arie |
| Script Editor |
|
Herlia |
| Database |
|
Leo Antonius |
| Published Period |
|
7 April - Sept 2004 |
| Copyright © |
|
Bhinneka Mentari Dimensi |
|
There is somebody wiser than any of us,
and that is everybody. --Napoleon Bonaparte
Kami ingin mengajak Anda, sejenak buka mata tentang apa yang tengah
terjadi di negeri ini. Masih segar dalam ingatan kami, kebebasan
dilengkingkan, tiba-tiba saja semua orang rebutan mengusung bendera demokrasi. Semua merasa berhak berteriak, berhak bertindak sendiri-sendiri, dan kadang tanpa kendali menindas siapapun yang menghalangi jalan.
Hasilnya, kerusakan dimana-mana, tak jarang meminta korban jiwa. Tentu saja tidak hanya sampai disitu, efek domino merambah banyak aspxek penyangga hidup. Pengangguran, kesulitan ekonomi, peningkatan kriminalitas berputar seperti rantai tanpa ujung.
Bukankah semestinya demokrasi hadir untuk mempersatukan semua pihak dalam satu jalan yang saling menguntungkan? Jika hasilnya begitu buruk, sepertinya demokrasi telah kehilangan makna.
Tahun ini adalah tahun pemilu, saatnya pesta demokrasi digelar. Seluruh penghuni negeri turut urun pendapat. Sekaranglah demokrasi harus dibenahi. Pesta pemilihan pemimpin negeri, tanpa adu aksi. Tidak ada saling tuding, tidak perlu saling tindas dan tidak saling menyakiti. Bukan hanya satu golongan yang perlu diperjuangkan, semua butuh kedamaian.
Katakanlah kami lelah dengan kekerasan, kami yakin banyak pihak merasakan hal yang sama. Karena itu kami mengangkat "Pesta Demokrasi Tidak Perlu Pakai Emosi" untuk tema desain Bhinneka.Com kali ini sebagai wujud kepedulian.
Desain kami buat biru-abu dengan sentuhan kartun. Tampilan dan
warna tak bermaksud membela partai manapun, kami semata-mata ingin
menunjukan kesejukan dan komunikasi yang lebih membumi..
|