Bagong Bagong

Bagong adalah bungsu, anak ketiga Semar. Bagong selalu tampil sebagai sosok yang jenaka, tidak peduli kepada siapapun, baik kepada ksatria, raja maupun dewa. Justru dalam banyolan yang ia terdapat nasehat, petuah dan kritik. Dalam perang, Bagong selalu tampil dengan golok yang menjadi senjata andalannya.

Lawan utamanya adalah para raksasa yang selalu menjadi mangsa goloknya. Namun Bagong sering merasa kewalahan pada saat melawan ksatria dari lawan-lawannya. Dalam pewayangan versi Jawa Barat, Bagong dikenal juga sebagai Cepot.