Overclock menjadi bagian tidak terpisahkan dari PC performa tinggi selama lebih dari dua dekade. Meski saat ini pemasok terkemuka mikroprosesor x86 dan kartu grafis meluncurkan chip dan tool khusus untuk meningkatkan performa produk mereka untuk pengguna akhir, kerusakan perangkat akibat overclock hingga kini tidak dilindungi oleh garansi.
Namun, Intel hari Rabu memperkenalkan rencana percontohan baru yang targetnya komunitas antusias PC performa tinggi. Layanan ini direncanakan untuk prosesor socket LGA2011 seri K dan X yang disebut performace tuning protection plan (PTPP), sebagai layanan garansi khusus terhadap kerusakan akibat overclock maupun overvoltase oleh pengguna.
Rencana ini memungkinkan pengguna menerima penggantian bila prosesor yang mereka miliki mengalami kerusakan saat overclock maupun over voltase. Rencananya hanya berlaku untuk kasus yang berhubungan langsung dengan tuning performa. Sementara biaya untuk memperoleh layanan ditawarkan antara $20 hinga $35 USD, tergantung jenis prosesor.
Saat ini rencana tersebut baru mengcover CPU Intel Core i5-2500K, Core i7-2600K, Core i7-2700K, Core i7-3930K, dan Core i7-3960X. Intel kemungkinan akan menambah daftar prosesor secara bertahap.
Niat Intel untuk mengganti mikroprosesor edisi khsusus yang rusak akibar overclock maupun overvoltase, jelas akan meningkatkan popularitas produk-produk Intel terbaru di kalangan antusias dan tekanan bagi AMD yang tertarik menggarap kalangan antusias dan overclocker. Pada akhirnya inisiatif PTPP menunjukkan keyakinan Intel akan kekuatan chip miliknya, dalam menghadapi overclock maupun overvoltase karena berbagai teknologi proteksi.
Rencana percontohan akan berlangsung selama enam bulan. Tahap pertama direncanakan hanya beberapa reseller diantaranya, CyberPower, Canada Computers and Electronics, Scan Computer dan AltechComputer. Intel juga akan menyediakan layanan secara langsung kepada pelanggan melalui website. Kemudian, seluruh rencana akan dievaluasi selama enam bulan untuk memutuskan apakah layanan akan dilanjutkan atau dihentikan. (fahrur)