Google awalnya merancang Android untuk digunakan oleh ponsel dengan chip yang dibuat dengan teknlogi ARM, tetapi sejak Android menjadi software open-source, perusahaan lain memodifikasinya agar dapat digunakan untuk chip lain.
Selasa kemarin eksekutif Intel menyatakan akan mengusung sistem operasi Google Android pada smartphone berbasis microprocessor Atom.
Intel siap menggunakan Android di smartphone berbasis Atom dan para pelanggan tentu tertarik menggunakannya, ujar Renee Hames, general manager grup software dan service Intel, disela Intel Developer Forum (IDF) di Beijing, namun tidak dijelaskan lebih jauh mengenai proyek tersebut.
Langkah tersebut merupakan bagian dari rencana Intel untuk menghadirkan microprosesor Atom kedalam smartphone yang pangsa pasarnya masih dominasi oleh chip ARM. Software harus disesuaikan dengan arsitekur microprosesor karena Intel Atom dibuat menggunakan arsitektur x86, sedangkan chip ARM berbasis pada RISC (reduced instruction set computer).
Acer pernah mengusung Android pada netbook berbasis microprocessor Atom tahun lalu, juga MIPS Technology yang menjual chip berbasis arsitektur MIPS (Microprocessor without Interlocked Pipeline Stages), mengusung Android untuk digunakan pada setiap perangkat yang menggunakan chip MIPS, termasuk frame photo digital dan home media centre. (fahrur)