Jerry Yang, salah seorang pendiri sekaligus mantan CEO Yahoo mengumumkan pengunduran dirinya dari dewan perusahaan dan semua perannya di perusahaan. Ia juga memberikan dukungan kepada CEO yang baru diangkat, Scott Thompson.
Perusahaan web berbasis di Sunnyvale ini pada hari Rabu dalam suatu pernyataan menyatakan bahwa Yang telah meninggalkan perusahaan yang didirikannya 17 tahun lalu, sekaligus melepas peran dewan direksi di Yahoo Jepang dan Aliaba Group yang sahamnya juga dimiliki Yahoo.
Yang dalam suratnya kepada Roy Bostock pimpinan dewan Yahoo menyatakan, “Waktu saya bersama Yahoo sejak berdirinya hingga sekarang, menghadirkan banyak pengalaman menarik dan berharga bagi hidup saya. Namun, sekarang tiba saatnya bagi saya mengejar kepentingan lain di luar Yahoo. Saat meninggalkan perusahaan, saya gembira mengenai penunjukkan Scott Thompson sebagai Chief Executive Officer, dengan kapsitasnya bersama seluruh tim pimpinan Yahoo, semoga bisa membawa Yahoo makin menarik dan sukses dimasa mendatang."
Thompson memuji Yang atas kontribusinya terhadap perusahaan dengan menyatakan, ia meninggalkan warisan inovasi dan brand ikonik yang berfokus pada pelanggan. Jerry memiliki keyakinan tinggi terhadap masa depan Yahoo dan saya akan menebarkan keyakinannya akan potensi besar Yahoo dalam beberapa hari mendatang.
Yang mulai membangun perusahaan bersama dengan David Filo pada 1995, kemudian membawa perusahaan go public pada 1996. Namun, Yang akan sangat dikenang karena penolakannya terhadap tawaran Microsoft sebesar $44 milyar USD kepada Yahoo pada tahun 2008 saat menjabat sebagai CEO. Setelah itu, Yahoo harus berjuang menghasilkan inovasi dalam menghadapi persaingan sengit dari rival perusahaan dalam bisnis web. (fahrur)