Wall Street Journal dalam websitenya menyatakan, Mark Hurd mantan CEO Hewlett-Packard yang mengundurkan diri bulan lalu karena tersandung skandal, dalam pembicaraan untuk bergabung dengan raksasa software Oracle asal Amerika Serikat.
Oracle yang diakusisi oleh Sun Microsystem awal tahun ini, sedang berjuang untuk membuat divisi hardware kembali meraih keuntungan. Sedangkan, Hurd dikenal sebagai seorang yang telah membuat HP menjadi lebih ramping dan lebih efisien dengan keuntungan yang meningkat tajam.
Menurut Journal, Hurd yang meninggalkan HP pada tanggal 6 Agustus sedang dalam proses negosiasi untuk bergabung dengan perusahaan sebagai salah seorang top eksekutif, namun belum diperoleh informasi mengenai posisinya di Oracle.
Posisi CEO di Oracle tidak akan berubah, Larry Ellison sebagai seorang pendiri perusahaan tetap berada pada posisi puncak sekaligus sebagai pemegang saham terbesar, ujar Journal.
Oracle merupakan raksasa bisnis software sebagai pesaing HP pada bidang yang sama, dengan pendapatan yang hampir sama besarnya dengan HP. (fahrur)