Microsoft telah menandatangi kontrak baru dengan ARM untuk memperoleh lisensi arsitektur ARM.
Bagi raksasa software tersebut, kontrak ini menandai pertama kalinya Microsoft memliki akses penuh terhadap arsitektur ARM. Microsoft dan ARM sebelumnya telah bekerja sama untuk menciptakan sistem operasi, bagi perangkat mobile yang dilengkapi dengan prosesor ARM.
Lisensi arsitektur ARM selain Microsoft dimiliki pula oleh Qualcomm dan Marvell, kedua perusahaan merupakan produsen dari chip ARM.
Lisensi yang dimiliki Microsoft kemungkinan akan digunakan untuk mengembangkan versi sistem operasi Windows agar dapat berfungsi dengan sempurna pada prosesor ARM, yang saat ini terdapat pada sejumlah PC hemat listrik seperti netbook dan tablet.
KD Hallman, general manager Microsot menyatakan “ARM merupakan mitra penting bagi Microsoft dan kami telah menyiapkan beberapa sistem operasi bagi arsitektur ARM, terutama Windows Embedded dan Windows Phone”.
Ia menambahkan “Akses lebih dekat pada teknologi ARM akan membuat kami dapat meningkatkan kegiatan penelitan dan pengembangan berbagai produk berbasis ARM.”
Mike Muller, Chief Technology Officer ARM berpendapat, Microsoft telah menjadi bagian penting dari ekosistem ARM selama bertahun-tahun. “Melalui lisensi arsitektur ARM, Microsoft akan berada digaris depan dalam penerapan dan penggunaan teknologi ARM dalam rangka memperluas area bisnis dengan berbagai aplikasi,” ujar Muller. (fahrur)