Seri terbaru prosesor Intel untuk notebook yang sangat hemat listrik akan muncul pada notebook terbaru bulan Februari.
Prosesor Core i3, i5 dan i7 dijadwalkan akan menggantikan generasi prosesor Core 2 sebelumya untuk notebook, desktop, maupun server tertentu. Pada pameran Consumer Electronic bulan lalu, Intel memperkenalkan prosesor mobile mainstream berbasis desain Core i yaitu Core i3 dan i5.
Meski notebook berkekuatan prosesor mobile Core i telah beredar secara luas, menurut perwakilan Intel, sistem yang menggunakan prosesor Core i dengan ultra-low-voltage atau ULV akan mulai muncul pada awal Februari. Prosesor baru ini terdiri dari i5-520UM dan i7-640UM. Prosesor jenis ULV digunakan pada desain notebook yang menawarkan daya tahan baterai lebih lama, karena sangat hemat konsumsi listrik.
Pada Core i3 dan i5 baru, Intel merubah cara perhitungan tingkat efisiensi listrik untuk prosesor dengan desain “Arrandale” ini, chip grafis dibuat menyatu dengan prosesor utama.
Chip Core i dengan konsumsi rata-rata 18 watt sekarang dianggap sebagai jenis prosesor ULV, sedangkan pada Core 2 sebelumnya tingkat rata-rata adalah 10 watt. Perhitungan ini berdasarkan tambahan beban listrik oleh sirkuit grafis, yang sebelumnya dibuat terpisah dengan sebutan chipset. (fahrur)