Heboh Kacang Kenari Isi Beton di China

Posted By tasia Monday, March 4, 2013 1:40:57 AM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites3
Author Message
tasia
 Posted Monday, March 4, 2013 1:40:57 AM
Tetua

Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Thursday, July 31, 2014 5:38:48 AM
Posts: 800, Visits: 1,268
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/08/25/168435_kacang-kenari_663_382.jpg
China memiliki reputasi sebagai salah satu negara penghasil barang palsu di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas setempat menemukan praktek pemalsuan ekstrem, termasuk pada bahan makanan. Selain susu palsu, buah dan sayur yang disuntik bahan kimia, dan telur karet, kini beredar kacang walnut atau kenari berisi beton.

Meskipun baru menjadi topik pembicaraan di internet beberapa hari terakhir, sebenarnya kacang kenari beton telah beredar di konsumen China sejak setahun lalu. Dari foto, kenari ini tampak normal. Namun setelah kulitnya dibuka, isinya adalah beton menyerupai kerikil yang sangat keras.

walnut palsu

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua yang dikutip RocketNews24, Departemen Tofu China menjelaskan, kenari palsu ramai dibicarakan khalayak setelah seorang pria bernama Li membeli kacang ini dari pedagang pinggir jalan di Zhengzou, provinsi Henan.

Ketika sampai di rumah dan mulai membukanya, alih-alih menemukan kenari, semua kulit kacang ini berisi kerikil beton yang dibungkus kertas. Dia lalu menyiarkan hasil temuannya untuk memperingatkan orang lain akan kacang kenari palsu.

Penjualan kenari palsu sangat umum di China. Alasannya, banyak produsen kacang kenari yang mencoba memaksimalkan keuntungan dengan membuka cangkang keras secara hati-hati untuk mengambil kacangnya.

Seorang pembeli mengunggah sebuah video berjudul "Bagaimana mengenali kacang walnut palsu dan mengembalikannya". Dia mengatakan, "Walnut palsu tak bersuara saat retak. Kecuali jika Anda membeli walnut segar, walnut palsu biasanya dijual dalam bentuk kering."


Tak Ada Yang Abadi :)
atankz
 Posted Monday, March 4, 2013 1:53:47 AM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988
sundul gan

salam kenal
tasia Marked As Answer
 Posted Monday, March 4, 2013 2:08:35 AM
Tetua

Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Thursday, July 31, 2014 5:38:48 AM
Posts: 800, Visits: 1,268
atankz (3/3/2013)
sundul gan
makasih gan:)


Tak Ada Yang Abadi :)
atankz
 Posted Monday, March 4, 2013 2:11:36 AM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988
tasia (3/3/2013)
atankz (3/3/2013)
sundul gan
makasih gan:)
sama2


salam kenal
tasia
 Posted Tuesday, March 5, 2013 4:37:05 PM
Tetua

Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)Tetua - (25,586 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Thursday, July 31, 2014 5:38:48 AM
Posts: 800, Visits: 1,268
Up Pagi :)

Tak Ada Yang Abadi :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top