Harga BBM Naik Rp 500, Inflasi Bisa 0,7%

Posted By EarthSky Monday, March 4, 2013 5:49:48 AM
Add to Favorites1
Author Message
EarthSky
 Posted Monday, March 4, 2013 5:49:48 AM
Tetua

Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, October 27, 2014 11:37:34 PM
Posts: 2,411, Visits: 3,079
Liputan6.com, Jakarta : Pemerintah dinilai harus segera menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 500 per liter.

Pakar Kebijakan Fiskal APBN Rimawan Pradiptyo mengatakan menilai langkah tersebut demi menekan angka defisit migas di tahun ini.

"Saya sarankan ada dua cara, yakni naikkan saja harga BBM subsidi Rp 500 per liter serta mixing dengan menarik premium dan memunculkan premix sebagai bahan bakar alternatif," ungkap dia, Rabu (27/2/2013) malam.

Dengan menaikkan harga BBM sebesar Rp 500 per liter secara bertahap, kata dia, dampak terhadap inflasi hanya 0,7%. Sedangkan inflasi akan semakin membesar, apabila kenaikan harga BBM subsidi menyentuh angka Rp 1.500 per liter.

"Kalau naiknya sampai Rp 1.500 per liter, itu sudah memasukkan unsur psikologis dan ini yang berbahaya," tutur Deputi Riset dan Pelatihan Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Sementara program pengendalian dan pembatasan konsumsi BBM subsidi, dinilai Rimawan tidak akan mungkin berjalan. Pasalnya biaya untuk menerapkan program tersebut justru lebih tinggi dibanding manfaatnya.

"Biaya implementasi program itu lebih besar daripada manfaatnya. Apalagi yang konsumsi BBM subsidi kebanyakan orang kaya, belum lagi penjual eceran dan sebagainya," jelas dia.

Padahal, dia menghitung, dana subsidi BBM yang ditetapkan pemerintah tahun ini sebesar Rp 305 triliun lebih baik diberikan kepada masyarakat miskin yang saat ini tercatat sebanyak 32 juta orang dalam bentuk bantuan tunai langsung (BTL).

"Saya rasa target BBM subsidi Rp 305 triliun bisa membengkak karena konsumsi sudah berlebihan. Dan kondisi tersebut bisa mendorong Indonesia alami defisit migas lagi karena 5-10 tahun ini kita tidak ada investasi," ucapnya. (Fik/Nur)
Sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/523623/harga-bbm-naik-rp-500-inflasi-bisa-07

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top