Kalau Ganti Sikat Gigi Jangan Tunggu Bulunya Rusak

Posted By EarthSky Monday, March 4, 2013 6:59:54 AM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites4
Author Message
EarthSky
 Posted Monday, March 4, 2013 6:59:54 AM
Tetua

Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, October 27, 2014 11:37:34 PM
Posts: 2,411, Visits: 3,079
Liputan6.com, Jakarta : Sikat gigi bisa menjadi sarang kuman. Anda pun perlu menggantinya secara teratur. Jangan menunggu sampai bulu sikat gigi berantakan baru menggantinya. Karena kelamaan mengganti sikat gigi bisa membuat pembersihan plak dan kalkulus dari gigi dan gusi tidak maksimal.

Maria Lopez Howell, dokter gigi sekaligus juru bicara Asosiasi Dokter Gigi Amerika (ADA) merekomendasikan agar sikat gigi diganti setiap empat bulan sekali."Saya bahkan menandai tanggal penggantian sikat gigi," kata Howell seperti dikutip WSJ, Rabu (5/12/2012).

Bila sikat gigi Anda tidak menunjukkan tanda-tanda sudah dipakai selama empat bulan, tambahnya, barangkali Anda kerap menyikat gigi terlalu sebentar.

Sedangkan untuk sikat gigi anak-anak, mungkin harus lebih sering diganti. Ini karena anak-anak kecil kadang tidak memakainya dengan benar.

Howell juga menyarankan menyikat gigi selama dua menit. Dalam rentang waktu itu cukup untuk membersihkan sela-sela gigi. Selain itu, flourida memiliki waktu yang cukup pula untuk menambal lapisan email gigi.

Sebenarnya, sikat gigi yang sudah lawas sekali pun tidak akan menjadi sarang kuman penyakit. Penelitian ADA tidak menunjukkan bukti kalau sikat gigi bisa menjadi sarang organisme yang merugikan dan dapat menginfeksi manusia, meski si pemakai sedang terjangkit flu atau demam.

Berdasarkan kajian ADA, sikat gigi bisa membawa kuman, bahkan sejak dikeluarkan dari bungkusnya. Tapi, Howell mengingatkan, "Bakteri adalah bagian hidup kita". Manusia memiliki mekanisme alami untuk melawannya, termasuk lewat enzim dalam mulut kita, kata Howell.

Untuk membunuh kuman, beberapa orang kerap memanaskan sikat gigi. Cara itu dianggap bisa membunuh kuman atau bakteri. Kenyataannya adalah, air mendidih atau temperatur panas dalam oven bisa merusak struktur bulu sikat. "Orang-orang berpikir sesuatu yang panas bisa membuat barang-barang menjadi lebih bersih. Dalam kasus ini, saya kira bulu sikat yang lurus dan rapi akan lebih efektif membersihkan kuman," kata Howell.

Sikat gigi akan tetap bersih asalkan kita membersihkan dan mendiamkannya agar kering. "Jangan tutupi sikat gigi sebelum yakin benar-benar kering," katanya mengingatkan. Selain itu menutup sikat gigi yang masih basah hanya akan menciptakan lingkungan yang lembap dan berpotensi mengundang bakteri.(MEL/IGW)
Sumber : http://health.liputan6.com/read/463843/kalau-ganti-sikat-gigi-jangan-tunggu-bulunya-rusak
atankz Marked As Answer
 Posted Monday, March 4, 2013 11:18:59 PM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988
nice post
ane bantu like gan


salam kenal
EarthSky Marked As Answer
 Posted Friday, March 8, 2013 4:14:41 AM
Tetua

Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, October 27, 2014 11:37:34 PM
Posts: 2,411, Visits: 3,079
terima kasih mas..
semoga informasinya bermanfaat..
nanti saya share yg lain..
:)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top