Studi: Pria Tampan Bisa Dapatkan Gaji Lebih Besar

Posted By The Cat Monday, March 11, 2013 5:16:19 PM
Add to Favorites3
Author Message
The Cat Marked As Answer
 Posted Monday, March 11, 2013 5:16:19 PM
Tokoh Desa

Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Wednesday, May 8, 2013 12:02:05 AM
Posts: 147, Visits: 1,078
http://www.bhinneka.com/forum/Uploads/Images/d823f238-65ef-4de6-963b-1b62.jpg

Penelitian terbaru yang dilakukan ekonom senior mengungkap bahwa pria berwajah tampan bisa mendapatkan 22 persen gaji lebih besar dibandingkan rekan-rekannya dengan wajah biasa. Hal ini berlaku untuk segala jenis pekerjaan, mulai dari pekerjaan kasar hingga karier profesional.

Penelitian yang dilakukan ekonom senior itu juga menemukan bahwa pria dengan penampilan di bawah rata-rata harus menghadapi perjuangan berat di kantor. Mereka cenderung mendapat gaji 26 persen lebih rendah ketimbang para pekerja dengan wajah biasa saja.

Meski demikian, hal ini tak berlaku bagi wanita. Menurut sang peneliti, Andrew Leigh, kecantikan yang dimiliki wanita ibarat pedang bermata dua.

"Beberapa orang masih percaya kecantikan dan kecerdasan tidak kompatibel pada wanita sehingga wanita cantik dianggap tidak dapat produktif, namun tak ada sindrom bahwa rambut pirang bodoh mempengaruhi gaji pria," ujar mantan profesor ekonomi di Australian National University ini, seperti dilansir laman Telegraph.

Keuntungan memiliki wajah tampan dialami mantan model, Ian Mitchell. Pria yang kini bekerja di sebuah perusahaan kosmetik itu, mengaku lebih percaya diri. "Ini memberikan Anda kepercayaan diri dan saya menduga orang cenderung lebih cepat ramah kepada Anda," ujarnya.

Penelitian bertajuk Unpacking the Beauty Premium tersebut mengulang survei yang telah dilakukan pada tahun 1984. Tujuan penelitian kali ini adalah untuk melihat apakah premis kecantikan telah berubah.

Hasil penelitian pun menunjukkan bahwa orang-orang di tempat kerja masih melihat dari sisi penampilan. Dengan penemuan ini, Leigh berharap para pengusaha bisa membalikkan prasangka mereka. (eh)

Sumber: viva.co.id

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top