Ingin Canggih, Pemilu Mahal Malah Gagal

Posted By atankz Wednesday, March 13, 2013 1:14:07 PM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites3
Author Message
atankz
 Posted Wednesday, March 13, 2013 1:14:07 PM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988
Kenya berambisi membuat sistem elektronik berteknologi tinggi dalam Pemilihan Umum Presiden Kenya tahun 2013. Tapi hal itu tidak terealisasi. Banyak terjadi kerusakan dan kesalahan teknis yang membuat sistem beralih ke proses manual.

Pemilihan Umum Presiden Kenya menggunakan laptop untuk mencatat pemilih yang hadir di setiap tempat pemilihan suara (TPS). Masalah pertama datang dari laptop yang kehabisan daya baterai. Penyelenggara pemilu seakan tidak melihat realitas bahwa beberapa bangunan sekolah, yang dijadikan lokasi TPS, banyak yang belum terhubung dengan listrik.

Baru 23 persen wilayah tersebut yang memiliki akses listrik.

Di beberapa lokasi, menurut laporan NPR, alat identifikasi biometrik ibu jari mengalami gangguan. Petugas tidak diberi tahu nomor PIN dan password yang dibutuhkan untuk me-restart software.

Calon pemilih terpaksa menunggu beberapa jam di bawah terik matahari, demi memberi suara mereka kepada calon presiden yang diidamkan.

Tak berhenti sampai di situ. Saat petugas mulai melakukan penghitungan suara, rencananya hasil penghitungan akan dikirim lewat pesan singkat atau SMS. Namun sayang, sistem pengiriman SMS ituoverload atau tak dapat menampung jumlah data yang masuk.

Penghitungan kembali pada sistem manual. Petugas membawa hasil suara ke Nairobi, ibu kota sekaligus kota terbesar di Kenya. Gangguan sistem elektronik dikritik banyak pihak, bahkan disebut memicu kecurangan dalam penghitungan.

Enam hari kemudian, Komisi Pemilihan Umum Independen Kenya mengumumkan Uhuru Kenyatta sebagai pemenang dalam Pemilihan Presiden 2013. Ketua Komisi Pemilihan Umum Independen Kenya Issack Hassan mengatakan, Kenyatta mendapat 50,07 persen suara sehingga pemilu putaran kedua tak perlu digelar.

Pemerintah Kenya telah melakukan investasi sebesar 10 miliar dollar AS untuk membangun Sillicon Savannah, sebuah pusat perusahaan rintisan (start-up) digital yang diharapkan menjadi magnet bagi Kenya di mata negara-negara Afrika.

salam kenal
atankz Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 13, 2013 1:21:03 PM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988
jangan asal komen gan, spy gk di kira JUNK ma Admin

salam kenal

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top