Alasan Musim Dingin Jadi Momen Tepat Untuk Hamil

Posted By The Cat Wednesday, March 13, 2013 9:14:51 PM
Add to Favorites2
Author Message
The Cat Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 13, 2013 9:14:51 PM
Tokoh Desa

Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Wednesday, May 8, 2013 12:02:05 AM
Posts: 147, Visits: 1,078
http://www.bhinneka.com/forum/Uploads/Images/4297b838-0bca-44bd-95a0-d601.jpgMusim dingin menjadi momen tepat untuk memiliki buah hati. Sebuah penelitian menyebutkan, kualitas sperma pada musim dingin atau awal musim sperma dipercaya lebih sehat dan baik, dibandingkan musim panas. Alasannya, saat musim dingin, sperma yang diproduksi pria jauh lebih banyak. Di samping itu, musim ini juga membuat sperma bergerak lebih cepat.

Hasil penemuan ini diperoleh dari, seorang ilmuwan Israel yang mempelajari sampel sperma lebih dari 6.000 pria yang dirawat karena infertilitas. Mereka menemukan, sperma dalam jumlah besar dengan kecepatan berenang yang cepat hanya ada pada musim dingin.

Melansir Daily Mail, inilah yang menjadi alasan mengapa musim gugur banyak wanita yang melahirkan.

Dr Eliahu Levitas dari Ben Gurion University, Israel, menganalisis sampel sperma dari 6.445 lelaki pada periode Januari 2006 hingga Juli 2009. Dari jumlah itu, sebanyak 4.960 lelaki punya tingkat produksi sperma yang tergolong normal dan 1.495 lainnya terhitung tidak normal.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan, semen yang normal adalah mengandung 16 juta sperma per mililiternya. Sedangkan tubuh manusia perlu 70 hari untuk memproduksi sel sperma.

Misalnya, rata-rata pria memproduksi 70 juta sperma per mililiter semen pada musim dingin. Lima persen dari jumlah tersebut mempunyai gerakan yang gesit dan berenang cepat. Sehingga kondisi itu meningkatkan peluang pasangan untuk mendapat kehamilan.

Sementara di musim semi, kelompok yang sama hanya memproduksi 68 juta sperma permililiter semen dan hanya 3 persen yang memiliki pergerakan yang cepat.

Sebelumnya sebuah studi terhadap binatang juga menunjukkan pola yang sama. Tetapi tingginya produksi sperma di musim dingin pada binatang berhubungan dengan suhu udara, panjangnya hari, dan variasi hormon yang terjadi di sekitar musim dingin. (sj)


Sumber : viva.co.id
The Cat Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 13, 2013 9:15:46 PM
Tokoh Desa

Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)Tokoh Desa - (9,348 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Wednesday, May 8, 2013 12:02:05 AM
Posts: 147, Visits: 1,078
B'Nerz yang baik selalu meninggalkan jejak :)
Dan bila menarik atau bermanfaat bisa kasih like :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top