Banyak Bekerja Justru Mengakibatkan Obesitas

Posted By Rikaro.Ramadi Wednesday, March 20, 2013 5:54:19 PM
Add to Favorites2
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 20, 2013 5:54:19 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
http://www.bhinneka.com/forum/Uploads/Images/2bf73418-d7d0-4510-a852-6706.jpg Susah tidur? Berat badan merangkak naik? Mungkin Anda
mengalami apa yang disebut dengan social jetlag.

Menurut para peneliti, kesibukan dan tuntutan pekerjaan membuat banyak orang mengalami jetlag sosial mengakibatkan munculnya permasalahan tidur hingga obesitas.

Hal ini disebabkan oleh ketidaksesuaian jam biologis terkait waktu
tidur dengan rutinitas pekerjaan.

"Hasilnya, mereka menjadi susah tidur. Orang- orang ini juga cenderung minum lebih banyak alkohol dan kopi," ujar Till Roenneberg dari Universitas Munich di Jerman.

Dia juga menjelaskan bahwa jetlag sosial dapat berakibat buruk pada
kesehatan dan dapat mengakibatkan kegemukan.

Menurutnya, setiap manusia memiliki jam biologisnya masing- masing, dan mereka tidak bisa mengatur jam tersebut seperti mengatur jam tangan. Jam biologis sendiri diatur oleh cahaya matahari, baik terang dan gelap untuk memberikan waktu tidur dan beraktivitas yang optoimal.

"Dalam masyarakat, kita cenderung melupakan waktu saat harus mengerjakan tugas. Jam biologis ini menjadi bertentangan dengan jam kerja," ujarnya, dikutip Daily Mail.

Untuk menemukan skala dari masalah ini, tim peneliti yang dipimpin Dr. Roenneberg melakukan penyusunan database dari perilaku
tidur dan bangun. Penelitian ini dilakukan selama 10 tahun.

Hasil penelitian yang diterbitkan pada jurnal Current Biology ini menemukan bahwa mereka yang mengalami jetlag sosial cenderung
mengalami kelebihan berat badan.

Dengan kata lain, hidup dengan menentang jam biologis bisa menjadi
faktor pendukung terjadinya epidemi obesitas yang terjadi saat ini.
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 20, 2013 5:54:56 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)
ulfa44
 Posted Monday, April 11, 2016 10:50:12 PM
Pentolan

Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)Pentolan - (1,214 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Yesterday @ 9:17:20 PM
Posts: 426, Visits: 425
mengatur jam biologis seperti mengatur jam tangan bisa saja. Asal kita konsisten menentukan pola, maka jam biologis akan menyesuaikan

jual jam expedition jakarta
kertas-kertas continuous form
Anti Karat Mobil SEL-Q

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top