Jurus Tangkal Rayuan Virus Gila Belanja

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 22, 2013 7:25:31 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 7:25:31 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAlife - Sale! Diskon! Promo! Kata-kata ini benar-benar bisa membuat wanita blingsatan. Kehilangan akal sehat. Bak rayuan maut, iming-iming murah itu sanggup melecut gairah belanja ke level puncak. Yang tak jarang mengantar mereka menjadi seorang compulsive buyer.

Roslina Verauli, psikolog dari Universitas Indonesia, mengatakan bahwa compulsive buyer merupakan istilah lain shopaholic. Menggambarkan seseorang yang memiliki hasrat belanja tinggi. Belanja terus menerus dan berlebihan. Terutama begitu mendengar kata diskon.

"Membeli produk sale, diskon, atau promo seringkali membuat wanita merasa "menang". Merasa mendapat reward begitu berhasil mendapatkan barang dengan harga lebih murah dengan embel-embel diskon," kata Vera.

Dalam kondisi itu, mereka seringkali tergiring belanja hanya untuk memenuhi hasrat, bukan berdasar kebutuhan. Mereka bahkan tak sungkan menggesekkan kartu kredit yang limitnya hampir habis, demi memenuhi hasrat tersebut.

Agar tak semakin terjerumus dalam gaya hidup tak sehat, tangkal virus gila belanja dengan tip berikut.

Kenali Barang Belanjaan
Coba perhatikan produk apa saja yang kerap membuat Anda tak kuasa menolak bujukan diskon. Baju, sepatu, tas, aksesori, peralatan rumah tangga, atau bahan-bahan pangan di supermarket?

Mengenali kecenderung barang yang sering Anda beli, akan memudahkan Anda memilah barang apa yang sebenarnya perlu atau kurang perlu. Dengan demikian Anda memiliki prioritas daftar belanja. Tunda membelinya jika belum benar-benar perlu. Jangan melulu berlindung di balik pembenaran diri: mumpung diskon.

Kenali Kebutuhan Emosi
Apakah Anda belanja karena kesepian, eksistensi diri, ingin mencari perhatian, atau sekadar mencari kesenangan? Jawaban yang muncul akan membantu Anda menemukan solusi terbaik meredam hasrat belanja berlebihan.

Lengkapi Kebutuhan Emosi
Jika pemicunya adalah rasa kesepian, disarankan untuk membangun hubungan dekat. Jalin hubungan yang lebih berkualitas jika sudah memiliki pasangan. Dan perbanyak bersosialisasi untuk mewarnai hidup dengan wawasan lebih luas.

Jika hanya untuk eksistensi diri, cobalah mencari aktivitas dan kembangkan potensi diri agar lebih produktif. Bisa bergabung dengan organisasi sosial, atau komunitas-komunitas menarik yang mengakomodir kesamaan hobi.

Ketika belanja sebagai hiburan atau tujuan rekreasi penghalau stres, coba alihkan dengan aktivitas lain yang lebih bermanfaat dan produktif. Ingat, sejumlah studi membuktikan bahwa belanja gila justru rentan memicu stres, terutama jika memaksakan diri di luar batas kemampuan finasial.

Jangan Terjebak Ilusi Murah
Papan-papan diskon yang begitu persuasif di pusat-pusat perbelanjaan memang kerap menggoda "iman". Banyak yang tergiring membeli dengan alasan mumpung murah. Benarkah benar-benar murah?

Mungkin memang lebih murah ketika dibandingkan harga normal. Tapi, justru ini bahayanya. Anggapan murah seringkali memicu banyak orang membeli barang lebih banyak. Barang yang belum tentu penting, yang ujung-ujungnya malah menguras kantong. Lagi-lagi, jangan berlindung di balik pembenaran diri: mumpung diskon.

"Yang terpenting, pahami akar permasalahan, cari solusinya, dan hindari pusat-pusat perbelanjaan jika tak benar-benar perlu," kata Vera.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 4:36:10 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top