Tantangan Belanja Gratis Tanpa Busana

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 22, 2013 7:31:39 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 7:31:39 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAlife - Sebuah supermarket di Süderlügum, Frisia Utara, Jerman, merealisasikan ide gila: belanja gratis kepada 100 pengunjung pertama yang bersedia datang tanpa balutan busana.

Dikutip The Local, situs berita Jerman berbahasa Inggris, strategi promosi itu rupanya mendapat respons meriah dari masyarakat di kawasan area perbatasan Jerman dan Denmark.

Walau toko masih tutup, seratusan pengunjung yang nyaris tanpa penutup tubuh sudah merapat ke dekat pintu masuk. Beberapa di antaranya bahkan nekat berkemah di pelataran supermarket sejak malam sebelumnya.

Dan, begitu pintu terbuka, mereka dengan sigap segera meraih troli belanja. Berlari menyusuri lorong-lorong supermarket sembari memenuhi troli dengan barang-barang sesuai daftar belanja yang telah mereka siapkan.

Situasi itu membuat polisi, fotografer, dan manajer supermarket berkerut. Mereka tak menyangka promosi kontroversial itu mendapat sambutan meriah. "Saya tidak pernah berpikir ada seratus orang akan datang, saya mulanya berpikir mungkin hanya sekitar sepuluh orang yang mau belanja tanpa busana," kata manajer supermarket, Nils Sterndorff.

Bukan yang pertama
Strategi promosi semacam itu sudah pernah dilakukan Lakeside Shopping Centre, sebuah pertokoan di Essex, Inggris. Dengan tajuk 'Belanja Seksi', pengelola pertokoan ini menjanjikan voucher belanja senilai Rp1,4 juta kepada 100 pengunjung wanita pertama, yang datang hanya dengan pakaian dalam dan high heel.

Program serupa juga digelar sebuah label busana asal Spanyol di Jerman pada musim panas tahun lalu. Mereka memberi iming-iming baju-baju gratis keapada 100 pengunjung wanita pertama yang bersedia belanja hanya mengenakan pakaian dalam.

Bagi masyarakat Inggris atau Jerman, program promosi semacam itu mungkin tak terlalu menjadi masalah. Sementara di negara kita yang menganut budaya Timur, program semacam itu jelas bukan pilihan cerdas.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 4:35:25 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top