Cerita Asal Mula Saus Pisang Khas Filipina

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 22, 2013 7:33:14 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 7:33:14 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAlife - Kebanyakan saus memiliki cita rasa pedas dan gurih. Cocok disantap sebagai cocolan gorengan atau makanan seperti hot dog, burger juga kentang goreng. Namun ada yang unik, untuk saus khas Filipina. Bukan terbuat dari cabai dan tomat. Saus yang satu ini justru rasanya manis dan berbahan dasar pisang.

Seperti dikutip laman weirdasianews.com, masyarakat Filipina sejak lama memang dikenal sebagai penyuka makanan manis. Sebagai contohnya, spaghetti yang dijual di toko makanan cepat saji di Filipina-pun benar-benar manis rasanya, berbeda dengan spaghetti khas negara lainnya.


Bahkan, spaghetti khas Filipina ditambah hot dog di dalamnya. Ini sebagai kejutan, untuk orang yang menyantapnya. Kemudian, ketika seseorang memutuskan untuk membuat kecap dari pisang, hal satu ini, juga memiliki keunikan dan cerita yang menarik.

Kecap pisang buatan khas Filipina rasanya lebih manis dari berbagai saus khas lainnya yang terbuat dari tomat. Pisang di negara ini pun menjadi bumbu populer yang mudah ditemukan di setiap rumah tangga di Filipina. Rasanya, juga mirip dengan saus cabai Thailand.

Cara membuatnya pun tidak sulit. Biasanya, orang Filipina membuat saus ini menggunakan pisang dicampur dengan gula, cuka, rempah-rempah dan, ditambah dengan pewarna makanan, agar terlihat sama seperti saus tomat.

Saus pisang ini sudah lama diproduksi selama Perang Dunia II. Mereka memilih memproduksi saus pisang, karena pada saat itu, Filipina  kekurangan tomat selama Perang Dunia II. Merekapun mulai membuat saus dari pisang yang bahannya relatif melimpah. Saus pisang ini menghasilkan rasa lebih manis dengan warna kuning-kecoklatan.

Lantaran warnanya tidak menarik, mereka kemudian menambahkan pewarna merah. Hasilnya, kebanyakan saus yang diproduksi kini berwarna merah.

Orang Filipina tidak akan pernah meninggalkan saus untuk menu spaghetti dan hot dog. Mereka sangat menyukai saus pisang seperti halnya saus tomat pada masa sekarang. Menu makanan seperti omelet, ayam goreng bahkan kentang goreng, juga kurang lengkap rasanya jika tak dibubuhi dengan saus pisang. (ren)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 4:34:21 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top