Warung Nasi Pedas Langganan Luna Maya

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 22, 2013 2:44:34 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 2:44:34 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews – Bila anda menyukai makanan super pedas, mungkin tempat makan yang satu ini pantas untuk dicoba. Namanya Warung Nasi Pedas Ibu Andhika yang ada di Jalan Raya Kuta ini patut menjadi alternatif.

Warung yang buka 24 jam ini menyediakan makanan serba pedas ini berada di emperan toko elektronik. Kepadatan pengunjung selalu terjadi di siang dan malam hari. Pengelolanya adalah perempuan asal Banyuwangi bernama Sri Riyani (48).

Menu makanan yang disajikan cukup sederhana seperti telor, hati ampela ayam, teri, berbagai sayur mayur yang serba pedas. Setiap harinya, untuk memasak menghabiskan lombok kecil 15-17 kilogram sedangkan loombok besar sekitar 3 kilogram.

Perjalanan perantauan Riyani memang berliku sebelum sukses dan memiliki sejumlah pegawai serta rumah serta warung cabang yang lokasinya memang sudah menetap dan berada di wilayah Kuta.

"Dulu saya ini awalnya jualan nasi bungkus yang masuk ke pasar-pasar," terangnya. Masakan khasnya lantaran favoritnya makan pedas, dia pun tak peduli kalau seandainya masakan yang dibuatnya tak laku.

Namun perkiraannya justru meleset. Banyak orang suka bahkan yang tak menyukai makanan pedas pun penasaran untuk mencoba.

Untuk bumbu memang sudah menjadi rahasia sehingga racikannya langsung dibuat dua minggu sekali untuk dipakai di dua warung miliknya. Menyadari kalau tempat usahanya sudah mulai membesar maka dengan kesadaran pribadi, Riyani sejak dua tahun lalu mempatenkan nama usahanya.

"Saya tak keberatan kalau ada yang membuka usaha sejenis dengan nama misalnya nasi pedas cabang Kuta, asal jangan pakai nama saya," tegasnya.

Disinggung tentang para pelanggannya, Riyani mengaku tak mampu lagi menghafal. “Wah banyak, kadang-kadang tahu wajahnya tapi tak kenal namanya. Kalau Luna Maya itu sudah terlalu sering dan kalau datang pasti mintanya kulit ayam dan itu favoritnya,” urainya.

Trisnawati, salah seorang pengunjung mengaku kalau sebenarnya tak menyukai makanan pedas. Tapi karena banyak promosi dari teman-temannya akhirnya penasaran untuk mencoba.

"Dari teman-teman katanya enak, dan baru pertama kali saya coba. Rasanya pedas banget tapi kayaknya nggak akan kapok deh," katanya sambil terkekeh menahan pedas.

Laporan: Wima Saraswati | Bali

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 22, 2013 3:57:58 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top