Humor Dalam Perkawinan, Perlu!

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 10:36:13 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 10:36:13 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Coba Anda ingat-ingat, kapan terakhir kali Anda dan suami tertawa bersama? Jika sudah cukup lama tidak melakukan kebiasaan ini, sebaiknya kembalikan keceriaan hubungan lewat humor atau cerita-cerita lucu.

Menurut pakar perkawinan, John Gottman, pendiri Gottman Institute di Seattle, AS, salah satu resep perkawinan langgeng adalah hubungan yang diwarnai humor dan dipenuhi gelak tawa. Sebab, ketika pasangan tertawa bersama, mereka mengalirkan energi positif satu sama lain.

Humor, memang bisa membangkitkan mood seseorang. Ketika suasana hati sedang kacau, humor atau lelucon mampu mengubah rasa sedih, marah, benci menjadi perasaan relaks dan happy. Anda berdua bisa tertawa lepas, otomatis stres lenyap.

Sayangnya, saat ini tidak sedikit perkawinan yang melupakan ’kekuatan’ humor. Terutama, ketika beban mengurus buah hati, dan kebutuhan rumah semakin bertambah. Padahal, saat humor ‘terkubur’, beban tersebut akan terasa semakin berat, akibatnya muncul ketegangan di antara Anda berdua, yang justru memicu konflik.

Tapi, jangan khawatir. Anda dan suami masih bisa kok, mengembalikan humor dalam perkawinan. Mulailah mengasah kembali selera humor. Tidak sesulit yang dibayangkan, sebab humor atau tawa ibarat virus yang bisa menular cepat pada orang-orang di sekeliling Anda.

Nah, jika Ingin menghadirkan humor sehat dalam perkawinan Anda, coba trik berikut ini juga:

-Libatkan humor dalam obrolan sehari-hari. Dengan begitu, masalah seberat apapun bisa terasa ringan. Yang paling mudah adalah menertawakan sesuatu yang Anda alami. Entah itu, kejadian sehari-hari di kantor, saat macet di jalan atau di rumah. Temukan humor di mana saja. Ketika ada sesuatu yang lucu dan bisa membuat Anda tertawa, nikmatilah, dan hadiahkan humor tersebut ke suami.

- Hindari humor yang sarkasme, dan bermuatan SARA. Hindari juga lelucon yang sensitif, dan bisa menyinggung perasaan suami, misalnya tentang jabatan pekerjaannya yang belum juga dipromosikan atau penghasilannya yang lebih kecil dari Anda.

- Kumpulkan cerita, teka-teki atau pantun lucu dari majalah, koran atau internet. Tulis di kerta, lalu tempelkan di lemari es. Ketika Anda atau suami ingin mengambil sesuatu dari lemari es, Anda berdua tanpa sengaja bisa membaca cerita lucu tersebut. Setidaknya, bisa membuat Anda tersenyum

- Beri suami semangat agar mau berbagi humor. Dengarkan dan hargai lelucon yang dilontarkan suami. Ketika melihat Anda menikmati humornya, dia akan merasa senang, dan terus melucu.

- Bergaul dengan rekan kerja yang hobi melontarkan humor. Dengan begitu referensi Anda dalam hal anekdot atau cerita-cerita lucu lainnya bisa bertambah. Dan, jangan lupa menceritakan kembali pada suami.

- Jangan merasa malu bila lelucon Anda tidak membuat suami tertawa. Relaks saja, Anda bisa terus mencoba hingga bisa menggelitik perasaannya.

- Tonton film komedi berdua. Ajak dia menonton film komedi, seperti Si Jago Merah atau Nagabonar Jadi 2.
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 3:32:04 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top