Pilih Mana, Cinta atau Materi?

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 10:36:37 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 10:36:37 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Dulu, setiap wanita yang akan mengubah status nona menjadi nyonya, selalu ada pertimbangan bibit, bebet, dan bobot untuk calon pasangannya. Sekarang pun tetap perlu. Hanya saja, wanita masa kini memiliki kalkulasi tersendiri ketika memilih calon belahan jiwanya.


Menurut E. Philip Rice dalam bukunya berjudul Intimate Relationships, Marriages & Family, dalam menentukan pasangan hidup perlu pertimbangan dan perhitungan matang. Kalkulasi ini bisa menjadi ‘investasi’ pernikahan Anda. Dengan kata lain, keputusan Anda sekarang yang menentukan masa depan Anda.

Tdak selalu dari segí finasial, kok. Tetapi, juga bisa diperhitungkan berdasarkan kepribadian dan karakter si dia. Semua tergantung harapan dan kebutuhan Anda dalam pernikahan.

Ada banyak untungnya, bila kita berhitung-hitung dulu sebelum menikah, antara lain: usaha Anda beradaptasi dengan pasangan tidak terlalu berat setelah menikah, karena Anda sudah bisa menerima kelebihan dan kekurangannya sejak sebelum naik pelaminan.

Kalaupun muncul masalah baru setelah menikah, biasanya persoalan bisa diatasi lebih mudah, lantaran Anda berdua sudah saling memahami. Dengan kata lain, Anda dapat terhindar memilih pasangan yang salah. Dengan begitu,  Anda dapat meramalkan perkawinan Anda bersamanya.

Lantas, apa yang perlu dikalkulasikan?

- Bila rasa aman secara finansial adalah faktor utama dalam memilih calon suami, tentunya pria mapan menjadi target Anda. Mengingat kebutuhan semakin menggunung, wajar saja seorang wanita lebih memilih pasangan berkantong tebal. Mereka ini bukan lagi disebut wanita matre’, melainkan wanita realistis.

- Anda perlu mengenali pribadinya dengan lebih dalam. Misalnya, apakah dia memiliki tuntutan tertentu setelah menikah? Atau, apakah dia tipe yang mau diajak turun ke dapur atau membersihkan rumah? Anda akan mengetahui apakah Anda bisa menolerir tuntutannya, atau apakah dia bisa diajak berbagi peran di rumah atau tidak..     

- Apakah sia dia terbuka soal keuangan. Satu hal yang harus menjadi ’budaya’ dalam masalah keuangan, baik kekayaan maupun utang, Anda berdua harus saling jujur soal ini. Tidak baik untuk memberikan kejutan-kejutan dalam hal keuangan. Apalagi hal yang buruk. Nah, bicarakan saja secara terbuka agar Anda dan pasangan sependapat tentang model pengelolaan keuangan.

- Buang pula jauh-jauh kebiasaan berasumsi sendiri dalam hal cara pandang pasangan soal keuangan. Misalnya, saat pacaran, si dia cukup ’dermawan’, tidak segan-segan memenuhi keinginan Anda. Asumsi Anda, dia pasti tidak akan pelit setelah menikah. Padahal kan, belum tentu. Namanya pacaran, biasanya pria rela menghabiskan uang banyak, demi Anda. Tapi, setelah menikah, ketika kebutuhan makin banyak, kebiasaan ini pun bisa berubah.

- Aset yang harus Anda teliti dengan baik adalah sifat dan kepribadian pasangan. Pria-pria yang berhasil, biasanya memiliki sifat penuh perjuangan, karena dia pekerja keras dan ulet dalam berusaha. Mereka juga umumnya sudah memililiki rencana di masa depan, dan sudah menetapkan langkah-langkah untuk mencapai impian.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 3:32:32 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top