Open Marriage, Bukan Selingkuh

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 10:45:56 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 10:45:56 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437


Usia perkawinan Will Smith dan Jada Pinkett sudah memasuki tahun ke 10. Waktu pernikahan yang cukup lama bagi pasangan selebriti Hollywood. Tapi, gaya perkawinan mereka terbilang unik. Mereka menganut prinsip ‘open marriage’, yaitu hubungan perkawinan yang membebaskan pasangan berhubungan intim dengan orang lain, secara fisik maupun emosi.

“Prinsip kami, tertarik pada orang lain meski sudah menikah itu alami. Semua pasangan pasti mengalaminya. Bahkan, jika saya melihat ada wanita sangat cantik, saya akan membahas dengannya (Pinkett). Begitu pula sebaliknya, ketika dia melihat pria ganteng,” ujar pemeran utama di film Hancock.

Yang lebih mengejutkan, pasangan ini juga terbuka dalam hal bercinta. “Saya akan bilang pada istri saya, bila ingin bercinta dengan wanita lain. Tapi, saya tidak akan melakukannya jika dia tidak menyetujuinya,” kata ayah dari dua anak ini jujur. Smith juga mengakui, cara ini membuat hubungannya dengan sang istri makin lengket.

Kejujuran ini menurut Smith, tidak hanya membuat hubungannya lebih sehat, tapi ia merasa tubuh juga sehat. “Jika berbohong pada istri, saya malah stres. Dengan berterus terang, saya justru merasa relaks. Bahkan, beberapa kali saya memperkenalkan ‘wanita tersebut’ pada istri sebelum saya menjalin hubungan. Biasanya, setelah mengakhiri hubungan ini, saya dan mereka masih tetap berteman,” ucapnya mantap. 

Lantas, apakah cara ini bisa dipraktekkan pada semua pasangan? Menurut Jenny Block, penulis buku Life In An Open Marriage: The Four (Not-So-Easy) Steps, hal itu tergantung dari kepribadian pasangan. Jika mereka tidak tipe pasangan yang cemburuan, tampaknya cara ini boleh dicoba.

Tapi, bagi Anda yang tidak bisa ‘membagi’ pasangan dengan orang lain sebaiknya jangan meniru gaya perkawinan Smith dan Pinkett ini. Dan, Block mengingatkan, ‘open marriage’ sangat sulit untuk dipraktekkan. Memang, jika dibayangkan, wanita mana sih, yang rela membiarkan pasangannya berhubungan dengan wanita lain.

Namun, tipe pernikahan ini, karena pasangan sama-sama jujur, menurut Block, hubungan dengan orang lain itu bukanlah perselingkuhan. Di Amerika Serikat, cukup banyak pasangan yang mencoba gaya perkawinan ini. Ada yang sukses, ada juga yang tidak. Tapi, baru pasangan Smith yang blak-blakan bicara tentang ini.

Mungkin, di Indonesia cara ini tidak bisa sepenuhnya dipraktekkan. Tapi, ada saran dari yang patut dipertimbangkan, terutama bagi pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun. Anda atau pasangan dapat memiliki teman lawan jenis yang bisa diajak diskusi sekali-sekali. Namun, pastikan pasangan sudah mengenal ‘teman dekat’ ini. Hal ini untuk meminimalkan pikiran-pikiran negatif yang bisa muncul. “Kunci suksesnya adalah saling jujur dan percaya pada pasangan,” ujar Block.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 3:50:44 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top