Enam Mitos tentang Pernikahan

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 10:47:59 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 10:47:59 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Pernikahan bagi pasangan baru penuh dengan misteri dan kejutan. Tak heran, jika menjelang pernikahan banyak saran dan pesan yang disampaikan kepada  calon mempelai.


Seperti apa kehidupan pasangan suami istri setelah menikah, berikut ini  enam mitos terbesar dalam pernikahan yang banyak dialami suatu pasangan:

Mitos 1: Jangan pernah tidur dalam keadaan marah
Ini sangat beralasan,  karena membiarkan berkelahi sepanjang malam secara berulang kali membuat masalah tidak akan pernah selesai dan meninggalkan luka bagi pasangan Anda? Lebih baik diselesaikan semua masalahnya, sehingga bisa tidur dengan tenang. Bila semua masalah selesai, bisa memulai sesuatu dengan segar.

Bagi Anda pasangan suami istri yang memiliki masalah dalam rumah tangga,  bicarakan semuanya dengan baik mesti kata sepakat belum ditemukan. Karena sekecil apapun masalah yang dibawa ke ranjang menyebabkan keharmonisan anda terganggu. Dan tentu saja, tidur dalam keadaan marah sangatlah tidak bagus.

“Sesekali lebih baik anda tidur dengan perasaan marah dan dalam ruangan terpisah, itu akan lebih. Tapi setelah itu harus diselesaikan masalah Anda,” kata David Wexler penulis When Good Men Behave Badly yang telah menikah selama 24 tahun ini.

Mitos 2: Mempunyai anak membuatmu merasa lebih dekat
Ketika anak tertua saya lahir, banyak perkataan yang harus dibicarakan. Kita akan selalu berfikiran akan capai, tidak bisa tidur nyenyak dan berat badan kita kurus untuk mengurusi bayi. Benarkah? Mempunyai seorang bayi merupakan pengalaman yang menyenangkan, membuat segala masalah bisa diatasi dengan tenang dan lembut. Itu yang membuat pasangan menjadi lebih dekat.

Mitos 3: Pasangan harus menjadi teman dekat dan sebagai patner yang romantis
Ini dengaranya sangat indah bukan? Kamu dan suamimu dapat mengenal satu sama lain secara dekat daripada orang lain. Hubungan yang romantis sangat berbeda dengan persahabatan. "Satu orang sangat berarti segalanya buat dirimu," kata Andrea Smith, ibu dengan dua orang anak di Swarthmore Peninsylvania.

Mitos 4: Jangan khawatir dengan kekurangan kehidupan seks kamu

Mitos 5: Jangan bertengkar di depan anak-anak
Ketika ayah dan ibu bertengkar itu sangat menakutkan. Bahkan bayi bisa merasakan kalau mereka berdua sedang marah (kemungkinan akan murung) dan anak akan khawatir kalian berdua akan cerai. Apa yang kita katakan, ini sangat berharga buat anak-anak melihat orang tuanya akur dengan tujuan yang baik. Anak-anak juga harus belajar melihat orang mencintai satu dengan yang lainnya.

Mitos 6: Jangan pernah merendahkan atau mengentengkan pasanganmu
Karena mengentengkan seseorang berarti anda tidak menghargai pasanganmu. Apa yang kita katakan dalam kontek perkawinan, Anda harus mengandalkannya, bergantung padanya, percaya padanya.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 3:51:47 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top