Bila Si Kecil Rewel

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 10:49:42 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 10:49:42 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews – Ketika buah hati ingin sesuatu, tapi tak terpenuhi tentu bisa bikin dia rewel. Tangis si kecil pun akan sulit dihentikan. Pilihannya ada dua. Memenuhi keinginannya atau Anda mencoba cara lain untuk mengalihkan perhatiannya.


“Yang penting, pahami dulu alasan si kecil rewel dan menangis tanpa henti,” ujar Julie Tilsner, penulis buku tentang anak.

Tapi, bukan berarti Anda langsung menyerah, dan mengabulkan semua keinginannya. Anda tak ingin membuatnya menjadi anak manja, kan? Lantas, bagaimana caranya menangani si kecil rewel, tanpa membuatnya marah pada Anda? Praktekkan tips ini pada anak berusia di bawah 4 tahun.

Apa sih, biasanya alasan buah hati merengek dan menangis tersedu-sedu?


Beberapa ahli mengatakan tangisan menjadi puncak seorang anak ketika merasa emosi mereka di luar kendali. Mereka tidak bisa mengungkapkan atau mendapatkan keinginan mereka, sehingga salah satu jalan adalah dengan merengek atau menangis. Yang lebih parah, mereka bisa menjerit.

Pemicunya bisa jadi karena lapar, kelelahan atau keinginan tak terpenuhi, yang dapat menyebabkan kemarahan seperti menyakiti diri atau merusak.

Tips menghentikan:
Sabar menjadi kunci utama. Ketika si kecil mulai menampakkan perilaku yang marah-marah sendiri, membuat mainannya berantakan hingga akhirnya menangis, lebih baik orangtua mengalah.

Kejadian ini dapat dicontohkan misalnya, ketika si anak tak sabar menunggu makanan matang. Anda sebaiknya memberikan perhatian yang lebih selama mereka menunggu masakan.

Waktu 5-10 menit akan sangat berguna bagi mereka ketimbang mereka dibiarkan sendiri dan merasakan rasa lapar. Perhatian ini bisa diberikan dengan memberikan makanan ringan. Cara ini menjadi solusi lebih baik dibandingkan Anda malah menyuruhnya diam, tanpa mengalihkan perhatiannya.

Cara lain mengalihkan perhatian si kecil, Anda dapat memindahkannya ruangan lain. Siapa tahu hal ini dapat membuatnya lupa. Atau, pilihan lainnya adalah dengan merekam suara si anak kedalam media rekaman. Selanjutnya putar kembali suara rekaman tersebut dan perdengarkan pada si anak.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 3:52:57 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top