Remote Control Bisa Merusak Pernikahan

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 10:54:40 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 10:54:40 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437


Remote control meskipun hanya sebuah benda mati, ternyata  secara perlahan bisa menghancurkan pernikahan Anda. Hal itu berdasarkan penelitian terkait dampak tayangan televisi. Dan, bukan hanya membuat hubungan Anda dan suami renggang, yang berdampak buruk pada pernikahan, benda bertombol ini juga bisa menjauhkan hubungan dengan anak-anak.

Hal itu karena, dengan hanya memencet tombol remote televisi Anda atau pasangan biasanya langsung memiliki dunia sendiri. Oleh karena itu para konsultan perkawinan juga banyak yang menyarankan agar jangan meletakkan televisi dalam kamar. Karena, bisa membuat Anda dan pasangan sering menonton dan jarang berkomunikasi secara intim. Padahal komunikasi di atas tempat tidur sangat dibutuhkan untuk mempererat hubungan pernikahan.

Seorang jurnalis bernama Ellen Goodmanm mendeskripsikan remote televisi sebagai alat otomatis yang pelan-pelan membuat hubungan pernikahan semakin menjauh. Hal itu memang bisa terjadi jika Anda dan pasangan jarang berkomunikasi karena asyik dengan televisi masing-masing di rumah. Bayangkan saja, setelah seharian bekerja dan saat pulang ke rumah Anda dan pasangan malah menonton televisi masing-masing. Jika hal  itu terjadi setiap hari, bukan tidak mungkin pernikahan jadi terancam.

Lalu, pada 2001, Walter Gantz mengidentifikasi masalah pernikahan bisa terkait dengan berapa lama pasangan menonton televisi, kapan televisi dinyalakan dan dimatikan, dan program apa yang ditonton oleh pasangan. Dan, remote control membuat permasalahan itu semakin besar.

Memang, siapa yang tidak jengkel, ketika saat menonton berdua suami terlalu sering mengganti channel? Belum lagi, jika acara yang ingin Anda tonton berbeda dengan tontonan yang ingin disaksikan suami. Wah, dari hal sepele ini, Anda berdua bisa beradu mulut.

Masalah lainnya, jika Anda berdua bertengkar tentang saluran televisi, seringkali topik pertengkaran merembet ke masalah-masalah lain. Entah itu, problem suami tak lagi perhatian atau tentang anak. Hal ini, tentu saja mampu memperpanjang konflik di antara Anda dan suami.

Karena itu, ajak suami lebih berkompromi soal ini. Beri pengertian padanya, ada beberapa tayangan favorit yang ingin Anda tonton. Sebaliknya, Anda juga tidak boleh mengganggu suami, ketika dia menonton acara kegemarannya.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 3:55:44 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top