Bahaya Anak Terlalu Banyak Nonton TV

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 10:59:40 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 10:59:40 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews – Hati-hati bila anak anda kecanduan menonton televisi atau berselancar di dunia maya. Hasil penelitian terbaru di Inggris yang dilakukan oleh Children Society menunjukkan hasil yang perlu diwaspadai pada orang tua.


Kata penelitian ini, terlalu banyak menonton televisi mendidik anak-anak menjadi materialistik, dan berakibat pada memburuknya hubungan mereka dengan orang tua dan kesehatannya.


Hasil survey ini menunjukkan bahwa anak-anak menjadi bagian dari bentuk baru konsumerisme. Tercatat anak-anak berusia di bawah 16 tahun membelanjakan 3 miliar poundsterling atau setara Rp. 50 triliun uang mereka setiap tahun untuk membeli pakaian, snack, musik, video games, dan majalah.


Laporan ini mengklaim beberapa pengiklan secara eksplisit mengeksploitasi mekanisme tekanan peer group, sementara menempatkan orangtua bagai badut. Bahkan dalam bentuk ekstrim, iklan mempersuasi anak-anak dengan persepsi, “kamu adalah apa yang kamu punya”.


Dengan tambahan paparan informasi yang terus menerus melalui para selebritis di TV, sinetron, dan reality show menimbulkan dampak yang merusak.


“Anak-anak hari ini tahu dengan detil apa yang terjadi dalam kehidupan pribadi para selebriti yang lebih kaya dan cantik dari mereka. Tayangan-tayangan ini tak bisa dianggap sepele, karena berdampak meningkatkan aspirasi dan menurunkan kepercayaan diri anak.” kata laporan ini seperti dikutip harian Telegraph Inggris..


Iklan yang menayangkan selebriti mendorong anak untuk menjadi eksesif dalam mengejar kekayaan dan kecantikan. Media yang mendorong konsumerisme juga berdampak negatif pada kesehatan anak-anak.


Studi ini juga menekankan efek konsumerisme pada kesehatan psikologis anak usia 10-13 tahun.”Semakin sering anak terekspos pada media, dalam hal ini televisi dan internet, maka anak akan tumbuh semakin materialistik, hubungan yang memburuk dengan orang tua dan juga kesehatan mentalnya.”

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 3:58:30 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top