Cara Menggali Potensi Anak untuk Membaca

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 11:33:17 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 11:33:17 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Anak yang mulai tumbuh biasanya mulai belajar untuk mengeja kata-kata. Untuk menyebut papa, misalnya, orangtua baik ibu atau ayah sudah akan mengenalkan huruf 'p' dan 'a'.

Tapi yang menjadi pertanyaan, kapan waktu yang tepat untuk mengajari anak belajar membaca? Jawabnya, ketika mereka sudah bisa mengetahui macam-macam bentuk.

Dalam panduan online mengasuh anak yang ditulis Faith Allen menyebutkan beberapa cara untuk menggali potensi anak. Mungkin cara ini adalah sebagian yang diperkenalkan oleh banyak orang tua kepada anaknya. Bagi Anda yang baru memiliki anak, panduan ini cukup berguna untuk membantu memahami cara pembelajaran yang baik.

Cara pertama adalah mencari bentuk buku yang disukai seorang anak. Jika anak menyukai gambar-gambar dinosaurus, maka Anda harus mencari cara bagaimana  menyuarakan huruf dari kata-kata yang ada dalam buku tersebut. Toko buku dan perpustakaan bisa menjadi sarana untuk mengajak anak lebih menyukai membaca.

Kedua
, membiasakan anak membaca setiap hari.  Perlu diketahui, membaca adalah keterampilan. Semakin banyak anak berlatih membaca, maka keterampilan ini akan semakin terasah. Buatlah semacam jadwal tersendiri yang dibuat agar menjadi rutinitas anak belajar membaca. Dalam hal ini termasuk menambah jumlah bacaan si anak berupa buku-buku baru yang asing baginya.

Ketiga, adalah membuat anak terfokus pada pilihan kata tertentu. Maksud cara ketiga ini adalah, orangtua hendaknya bisa menghadirkan buku dengan pilihan kata yang sering dimunculkan. Misalnya, huruf yang ada dalam kata itu sendiri atau berupa padanan atau sinonim atau persamaan dari kata-kata yang disukai si anak.  Contohnya 'dinosaurus' dengan 'thyranosaurus' dan berbagai kata lainnya.

Keempat
, memperkaya penguasaan kata. Sebagai contoh cara ini dilakukan dengan menambahkan kata-kata baru yang mirip namun memiliki arti yang berbeda. Contohnya 'tall' dan 'ball'.

Kelima
, mengajari anak untuk pengejaan kata-kata yang sulit dieja, misal Arnold Schwarzenegger.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 4:19:12 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top