Pentingnya Bermain Bagi Si Kecil

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 11:55:21 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 11:55:21 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Anda pasti ingin si kecil berkembang sempurna baik dalam hal fisik, intelektual maupun emosinya. Hal itu ternyata bisa didapatkan si kecil dengan waktu bermain yang cukup.

Bermain merupakan aktivitas penting yang harus dilakukan si kecil. Bermain adalah melakukan aktivitas fisik dan berinteraksi dengan anak-anak lain dalam suasana yang menyenangkan. Seperti bermain bola, basket, lari-larian, dan lain-lain.


Dengan bermain, si kecil bisa belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain, serta mengatahui norma dan nilai yang menjadi pondasi penting bagi mereka saat dewasa nanti.

"Dengan bermain, anak dapat belajar hal-hal yang tidak di dapatkannya di bangku sekolah. Saraf-saraf motoriknya, baik yang halus maupun kasar, juga akan terstimulasi," kata Dra. Ratih Ibrahim, psikolog anak.

Manfaat bermain memang sangat banyak. Hal itu karena dengan bermain, anak tumbuh menjadi pribadi yang menyenangkan. "Unsur fun dalam bermain itulah yang membuat anak sehat tidak saja secara fisik tetapi juga emosi. Tanpa unsur fun anak akan tumbuh menjadi pribadi yang tegang dan mudah stres," kata Ratih.

Mungkin bagi sebagian orang tua, bermain adalah hal yang tidak terlalu penting. Padahal di masa anak-anak bermain itu sama pentingnya dengan belajar. Yang harus dilakukan orang tua adalah mengatur waktu anak-anak agar seimbang antara waktu bermain dan belajar.

Jangan membuat waktu anak Anda dihabiskan dengan terlalu banyak les atau belajar. Hal itu bisa membuat ia stres dan perkembangan emosinya menjadi tidak stabil. Buatlah jadwal yang seimbang antara bermain dengan belajar. Dan pilihlah permainan yang bersifat edukatif dan merangsang kreativitas.

Lalu pilihlah juga permainan yang membuat si kecil belajar berinteraksi dan bersosialisasi. Untuk itu, jangan biarkan jika si kecil terlalu banyak bermain komputer atau play station. Karena, membuat mereka lebih individualis.

"Bermain itu bisa mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak. Ada aspek kreativitas, kognitif, emosi dan sosial dalam bermain. Untuk itu biarkan anak Anda banyak bermain dengan teman sebayanya. Karena hal itu akan sangat bermanfaat bagi kemampuan interaksi dan sosialisasinya.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 4:28:32 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top