Gaya Menyendiri Ala Pria

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 11:56:06 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 11:56:06 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Pada dasarnya, baik pria maupun wanita, membutuhkan waktu khusus bagi dirinya sendiri. Sayangnya, seringkali wanita bisa langsung merasa panik saat pasangannya mengajukan permintaan waktu khusus tersebut.

Menurut Allan & Barbara Pease, pakar perkawinan sekaligus penulis buku Why Men Don’t Listen & Women Can’t Read Maps, Ego wanita untuk selalu disayang, dimanja dan menjadi prioritas, membuatnya tak rela saat pasangannya melakukan kegiatan lain tanpa menyertakan dirinya.

Padahal jika mau jujur pada diri sendiri, kita juga pernah, bahkan bisa jadi sering melakukan kegiatan sendirian atau bersama teman-teman wanita. Saat pria menyatakan butuh waktu khusus sendiri, ada tiga hal yang mungkin sedang ia rasakan, yaitu:

- Muncul kegelisahan jati diri berkaitan dengan hubungannya dengan Anda. Tuntutan peran yang tinggi dalam hubungan, membuat pria kerap membutuhkan waktu khusus untuk berpikir tentang masa depannya bersama Anda.

- Sedang merasakan adanya kegundahan eksistensi diri. Akibatnya, ia merasa perlu waktu untuk merenung untuk menemukan jati diri. Itu sesuatu yang lumrah terjadi dalam perjalanan hidup seseorang, jadi tidak perlu dikhawatirkan.

- Sedang mengalami rasa jenuh, sehingga ia membutuhkan waktu untuk refreshing seorang diri atau bersama teman-teman prianya.

Jadi, sebelum muncul pikiran aneh-aneh, simak cara-cara menyingkapi kebiasaan menyendiri pria di bawah ini:

- Tumbuhkan rasa percaya padanya. Sehingga tidak muncul pikiran-pikiran negatif tentang diri si dia.

- Pahami kebutuhan pasangan mengenai waktu khususnya, sebagai bagian dari proses hidupnya. Dengan memahami kebutuhan tersebut, Anda akan merasa tenang membebaskan dirinya melakukan kegiatan yang diinginkan.

- Pastikan, usai menjalani masa menyendirinya, si dia akan muncul dengan tubuh dan pikiran yang segar serta aura diri yang positif. Hal ini tentunya akan berpengaruh positif pula terhadap hubungan Anda berdua.

- Perlu tetap waspada. Jika keinginan menyendiri terasa terlampau sering diminta pasangan, Anda perlu mencari tahu apa yang terjadi. Pasalnya, bukan tidak mungkin hal itu dijadikan alasan baginya untuk melakukan hal-hal negatif yang membahayakan dirinya, maupun hubungan Anda berdua.

Lakukan tanpa harus menunjukkan sikap mendikte atau memata-matai, Anda pantas mengetahui kegiatan yang si dia lakukan, agar senantiasa tetap berjalan di jalur yang positif.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 4:28:52 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top