Menangkis Getaran Masa Lalu

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 12:39:35 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 12:39:35 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Masih berteman dengan mantan kekasih, meski Anda sudah menikah, memang tidak dilarang. Tapi, jika hubungan Anda dan si mantan makin lengket, sebaiknya hati-hati ‘getaran’ lama bisa muncul kembali. Menurut buku How to Save Your Marriage karya Linda Thompson, Hal ini bisa menjadi bumerang di perkawinan.

Jika Anda tak ingin merusak rumah tangga yang sudah dibina bertahun-tahun, sebaiknya segera diluruskan hubungan antara berdua. Karena jika diulur-ulur, bisa runyam nantinya. Jangan sekali-sekali memberi peluang yang mungkin bisa menggetarkan kembali perasaan cinta yang sudah lama terpendam. Misalnya, sebaiknya Anda jangan melakukan pertemuan-pertemuan pribadi di tempat-tempat tertutup, apalagi romantis, seperti restoran, bioskop atau yang lainnya.

Ajakan makan siang sebaiknya juga dihindari, kecuali bila itu beramai-ramai. Masalahnya, jika Anda mempunyai kesempatan untuk duduk berdua, biasanya cenderung untuk ngobrol. Obrolan yang paling menarik mungkin adalah menanyakan kabar masing-masing. Lalu secara otomatis masalah-masalah pribadi bisa terungkap.

Pada saat-saat seperti ini, secara tidak sadar Anda bisa menjadikan mantan sebagai tempat berbagi rasa. Ini berarti sudah membuka kesempatan mantan kekasih anda untuk masuk kembali kehidupan pribadi Anda. Jika dia menyambut, berarti ia mengharapkan perhatian yang sama. Hati-hati, bila hal ini terjadi kehidupan rumah tangga Anda bisa terancam.

Maka itu, jangan sekali-kali menjadikan mantan pacar menjadi konsultan pribadi. Ini sangat berbahaya. Suami Andalah yang patut dijadikan konsultan dan tempat mencurahkan perasaan.
Anda (Harus) Bisa Melupakannya

1. Anda harus bisa menghapus memori-memori indah berdua, dan menggantikannya dengan memori baru bersama suami. Semua bisa dilakukan dengan menggunakan pikiran sehat yang rasional.

2. Agar hubungan tidak berjalan jauh, posisikan dulu diri Anda. Anda adalah seorang istri dan ibu, yang merupakan panutan dari keluarga. Dengan itu Anda akan tahu bagaimana memposisikan orang lain, termasuk suami, anak-anak, teman-teman, termasuk juga mantan kekasih.  

3. Bila kebetulan tak bisa menghindar untuk mengobrol berduaan dengannya, bersikaplah seperti sedang berbincang-bincang dengan teman biasa. Memberi batas, membicarakan masalah-masalah umum, serta tidak kelihatan serius dan tegang. Bersikaplah wajar. 

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 4:57:23 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top