Jangan Lari dari Konflik Perkawinan

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 1:12:53 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 1:12:53 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Tak ada pasangan pun mau mengalami konflik. Tapi, tanpa konflik, hidup juga jadi hambar. Konflik bisa diibaratkan bumbu dalam hubungan. Karena, sering kali lewat konflik, sebuah jalan keluar bisa ditemukan.

Menghindari konflik memang akan menimbulkan perasaan sedikit lebih damai ketimbang harus menghadapi dan menyelesaikannya hingga tuntas. Jangan salah! Justru, dengan kondisi seperti itu masalah ini akan terasa seperti duri dalam daging. Hal ini sebenarnya dapat diatasi jika Anda dan pasangan tahu bagaimana menanganinya.

Lantas, konflik apa saja yang bisa terjadi dalam perkawinan ?


1.Konflik yang timbul dari dalam diri sendiri. Misalnya, dalam suatu waktu Anda harus menyelesaikan tugas kantor di hari libur. Padahal, dalam waktu sama, si kecil merengek minta jalan-jalan ke mal.
2. Konflik yang terjadi di antara dua pihak. Contohnya, Anda beradu mulut dengan pasangan.

Banyak tindakan yang cenderung dilakukan seseorang ketika menghadapi konflik. Yang paling sering terjadi, Anda atau suami sengaja mengalah dan menghindari masalah. Hal ini sebenarnya tidak akan menyelesaikan konflik, malah akan jadi bom waktu yang siap meledak kapan pun tanpa terduga.


Konflik yang tidak segera diatasi juga membuat hubungan tidak dapat terjalin dengan manis. Akibatnya, hubungan mesra dengan pasangan akan sulit dicapai.

Bicarakanlah persoalan secara tenang, terbuka, dan jujur. Namun, apabila Anda atau suami merasa 'gengsi', masalah akan makin rumit, mungkin saatnya mengundang pihak ketiga.

Tips Menghadapi Konflik
1. Cari tahu sumber masalah. Konflik memang tak datang begitu saja. Selidiki dulu apa yang menjadi pemicunya.


2. Obrolkan masalahnya. Setelah Anda dan pasangan mendapatkan titik temu, benang merah masalah pun akan terlihat.


3. Pikirkan alternatif pemecahan masalahnya. Alihkan perhatian Anda untuk memikirkan bagaimana memecahkan persoalan tersebut dan diskusikan bersama pasangan.


4. Putuskan jalan keluar yang terbaik. Sama-sama menurunkan ego masing-masing, sering kali membuahkan hasil yang menyenangkan untuk Anda berdua.


5. Lakukan jalan keluar yang sudah Anda tetapkan bersama.


6. Evaluasi, dan lihat kembali apakah penanganan konflik terlaksana dengan baik. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya konflik berikutnya.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 5:10:57 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top