Awas, Ada Preman Cilik di Sekolah!

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 1:44:54 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 1:44:54 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Kekerasan bisa terjadi pada siapapun termasuk anak Anda. Penting untuk Anda ketahui, bahwa kekerasan sering dilakukan teman-teman anak Anda sendiri atau mungkin seniornya di sekolah. Bentuknya pun bukan hanya fisik tetapi juga psikis.  

Untuk mengetahui apakah anak Anda mengalami kekerasan atau tidak memang tidak mudah. Anak sering menutupinya karena merasa takut dan malu. Untuk itu, sebagai orang tua, Anda harus lebih peka jika ada perubahan pada sikap anak. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan jika Anda curiga anak mengalami kekerasan.

1. Pancing anak bicara. Anak yang mengalami kekerasan akan merasa malu dan takut serta tidak ingin mendiskusikannya dengan orang lain. Sikapnya akan lebih diam dan malas ke sekolah atau tempat dia mengalami kekerasan. Jika Anda mencurigai perubahan sikapnya, pancing dia bicara. Jika ia mengaku mengalami kekerasan, mintalah ia menceritakan sedetail mungkin agar Anda mengetahui persoalannya dengan jelas.

2. Ajarkan anak untuk membela diri. Tumbuhkan keberanian pada anak untuk bisa membela diri jika mengalami kekerasan. Ajarkan juga padanya untuk berani mengungkapkan peristiwa yang dialaminya. Jangan langsung melindunginya, hal itu akan membuatnya tidak mandiri. Tetapi jika kekerasan yang dialaminya parah dan berbahaya, baru Anda membantunya.

3. Berikan tips. Sebenarnya anak bisa menghindari kekerasan. Berikan saja tips sederhana, misalnya menghindari tempat yang berisiko atau bersikap tidak berlebihan. 

4. Tenangkan anak. Yakinkan pada anak kalau ia bisa mengatasi permasalahan yang dialaminya dan Anda selalu ada disampingnya untuk memberikan rasa aman.  

5. Jangan ragu bertindak. Jika kekerasan yang dialami anak sangat parah hingga menimbulkan trauma fisik dan mental Anda harus menindaklanjuti secara serius. Jika terjadi di sekolah, segera hubungi guru atau kepala sekolahnya. Apabila anak mengalami trauma berat, jangan segan untuk segera membawanya ke psikolog.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 5:23:51 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top