Anak Vs Internet: Jadilah Orang Tua Terbuka

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 23, 2013 2:08:13 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 2:08:13 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Penggunaan internet saat ini memang sudah merata ke semua lapisan usia termasuk anak-anak. Mereka bisa belajar banyak hal melalui internet yang tidak didapatkannya di sekolah.

Dampak positif internet pada pengetahuan anak cukup besar, tetapi dampak negatifnya pun juga sama besar. Sebagai orang tua, Anda tentu harus melakukan pengawasan untuk meredam dampak negatif dari internet. Salah satu caranya adalah dengan mengawasinya saat sedang berseluncur di dunia maya.

Terkadang rasa penasaran sering muncul, dan Anda pun berusaha mengetahui password e-mail anak Anda. Jika anak mengetahuinya, hal tersebut bisa menjadi konflik. Hal tersebut sebenarnya tidak perlu Anda lakukan. Ada cara lain, yang bisa dilakukan tanpa harus memata-matai buah hati. Berikut caranya: 

1. Beritahukan pada anak Anda dampak positif dan negatif dari internet. Usahakan untuk menyediakan internet di rumah, dengan begitu ia mudah diawasi dalam penggunaan internet dibandingkan jika ia ke warnet. 

2. Saat anak mulai bersikap aneh, menjadi pendiam atau sering terlibat konflik tidak ada salahnya untuk memeriksa isi emailnya. Ingatlah hal itu bisa dilakukan jika Anda mulai curiga bukan untuk dilakukan setiap saat.

3. Jangan meletakkan komputer dalam kamar anak, karena akan sulit diawasi. Letakkan di ruangan yang banyak orang melewatinya dan tidak menghadapa tembok. Dengan begitu, siapapun bisa melihat layar komputer.

4. Beritahukan situs-situs seru yang cocok dengan usianya. Dengan begitu ia tidak mencari situs sendiri yang bisa saja masuk dalam situs dewasa. Anda juga bisa memblokir situs-situs yang tidak berbahaya baginya.

5. Terapkan disiplin waktu penggunaan internet. Jangan biarkan jika anak Anak bermain internet selama berjam-jam.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 23, 2013 5:34:07 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top