Penuhi Kebutuhan Zat Besi Untuk Si Kecil

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 5:54:13 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 5:54:13 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Satu dari tiga anak berusia di bawah enam tahun, ternyata belum memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh. Padahal, selain mampu menghambat pertumbuhan, dan mengganggu proses transportasi oksigen dalam darah, kekurangan zat tersebut juga bisa membuat si anak lebih cepat lelah, mudah uring-uringan, dan sulit berpikir jernih.

Anak-anak mengalami kekurangan zat ini, umumnya karena mereka tidak cukup mengonsumsi dua sumber zat besi tertinggi, yaitu daging sapi, dan sayuran berwarna hijau tua. Walaupun makanan seperti roti, sereal atau jenis padi-padian fortified lainnya, yang mendapat tambahan kandungan zat besi.

Sayangnya, jika makanan tersebut dicampur dengan makanan mengandung kalsium, seperti susu, akibatnya justru mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Misalnya, jika seorang anak mengonsumsi sereal yang dicampur dengan susu, tubuhnya tidak bisa menyerap zat besi secara optimal.

Nah, untuk meningkatkan asupan zat besi pada anak, Jodi Citrin, President of Citrition, sekaligus konsultan nutrisi di New York, menyarankan:

- Hidangkan makanan berbahan daging yang dikenalnya, seperti sandwich berisi daging kalkun, burger, taco daging sapi, dan pasta dengan meatball  (setidaknya sajikan hidangan daging merah setidaknya dua kali seminggu)

- Saat menyajikan sarapan kaya zat besi, padukan dengan minuman yang tidak mengandung kalsium tambahan (fortified), melainkan berikan si anak minuman mengandung vitamin C, yang berfungsi membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik. Atau, setelah sarapan, mengonsumsi buah-buahan kaya vitamin C, seperti stroberi atau jeruk.

- Meski susu amat baik diminum setelah makan, tapi sebaiknya pada saat Anda menyediakan makanan kaya zat besi tinggi, lebih baik minum air putih atau jus 100% buah asli.

- Berikan camilan kandungan besi tinggi, seperti hummus, semangga, kismis, dan sereal.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 11:38:45 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top