Tak Selamanya Pisah Ranjang Itu Buruk

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 6:15:07 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 6:15:07 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437


Mendengar pasangan suami-isteri pisah ranjang yang terpikir adalah hal-hal negatif. Padahal, dalam sebuah pernikahan, sesekali pisah ranjang, itu penting demi menjaga keharmonisan keluarga.

Menurut sebuah lembaga nasional di Inggris yang melakukan penelitian mengenai kebiasaan tidur, sebanyak 23 persen pasangan suami-isteri tidur dalam kamar terpisah, seperti kebiasaan masyarakat pada jaman Victoria. Dan, para pakar yakin jumlah itu meningkat menjadi 60 persen dalam 5-6 tahun mendatang.

Pasangan yang tidur di ruang terpisah cenderung lebih mampu merawat keharmonisan hubungan suami-isteri, menciptkan suasana hati (mood) yang positif bagi keluarga, dan mendorong semangat kerja. Dengan tidur terpisah ruang, atau paling tidak terpisah ranjang, pada saat hubungan suami-isteri memburuk juga dapat memicu perbaikan kualitas hubungan seksual.

Sebuah studi di Inggris juga mengungkap, kebiasaan buruk pasangan saat tidur menjadi pemicu ketidakharmonisan. Tujuh dari 100 pasangan yang bercerai mengatakan, tak tahan dengan kebiasaan buruk pasangan saat tidur satu ranjang. Dan perempuan yang paling banyak mengeluh soal kebiasaan tidur suaminya.

Namun, sejumlah pakar mengatakan, pasangan suami-isteri harus pintar mengatur waktu kapan harus tidur dalam satu kamar, atau kapan harus berpisah. Jika tidak, pisah ranjang justru akan menjadi permulaan yang buruk dalam hubungan. "Jangan sampai muncul ide bahwa masing-masing dapat hidup sempurna tanpa pasangan," kata psikolog, Raffaele Morelli. 

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 11:56:40 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top