Kapan Si Kecil Boleh Masuk Prasekolah?

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 6:23:23 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 6:23:23 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Pada dasarnya, kesiapan setiap anak untuk memulai belajar di sekolah berbeda-beda. Untuk batita, sekolah yang sesungguhnya adalah sosialisasi, interaksi, memahami dunia di luar rumah, mengenal lingkungan lebih luas, dan mengenal orang lain (selain orangtua dan saudara sekandung). Konkritnya, yang dibutuhkan anak adalah bersosialisasi dengan teman sebaya serta mengenal alam luar.

Jika di lingkungan tempat tinggal Anda tidak terlalu banyak anak sebaya si kecil, tak ada salahnya Anda memasukkan si kecil ke pra sekolah. Tapi, agar buah hati bisa menikmati aktivitas di prasekolah sebaiknya ia masuk ke sekolah setelah usianya 3 tahun.

Nah, kerika si kecil masuk sekolah, banyak orangtua yang bingung menentukan jadwal sekolah yang tepat untuk anak balita (bawah lima tahun). Seringkali muncul banyak pertanyaan berapa kali dalam satu minggu sebaiknya si kecil harus bersekolah.

Beberapa sekolah menerapkan peraturan, yang mengharuskan seorang anak harus masuk sekolah beberapa kali dalam satu minggu. Padahal, sebenarnya tidak ada aturan khusus untuk menentukan jadwal anak-anak prasekolah.

Kegiatannya di sekolah memang bermanfaat bagi buah hati, tetapi jika dipaksakan malam bisa berdampak negatif. Ada hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum menentukan jadwal sekolah untuk buah hati.

- Sesuaikan dengan jadwal Anda dan suami. Saat menentukan jadwal sekolah buah hati, sesuaikan dengan jadwal Anda dan suami. Akan lebih baik saat akhir pekan, sehingga Anda bisa menemaninya pergi ke sekolah. Hal ini akan sangat baik bagi hubungan buah hati dan orangtuanya.

- Kemampuan adaptasi buah hati. Perhatikan kemampuan adaptasi buah hati terhadap hal-hal baru. Jika ia mudah beradaptasi, menyukai pergi ke sekolah dan bermain dengan teman-temannya, tidak masalah jika hanya sesekali pergi ke sekolah. Tetapi jika kemapuan adaptasinya kurang, ANda harus terus merangsangnya dengan hal-hal baru di sekolah.

- Biaya. Sekolah yang mahal tidak menjamin membuat buah hati nyaman. Jadi sebelum memasukkannya ke sekolah dan menentukan jadwal, cobalah lakukan survei kecil-kecilan. Jangan segan-segan untuk mengikuti "trial class", agar Anda bisa melihat apakah harga dan kualitasnya sebanding. Hal ini bukan hanya dilihat dari fasilitas dan program tetapi yang terpenting adalah kompetensi dari tenaga pengajarnya.

- Jangan membuat jadwal sekolah yang terlalu padat. Balita seharusnya bermain, dan jika jadwal sekolah terlalu padat, meskipun diisi permainan, bisa membuatnya terpaksa dan stres saat pergi ke sekolah.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 12:03:25 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top