Tipe Sekolah Bisa Pengaruhi Perkawinan Pria

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 6:52:40 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 6:52:40 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Menurut penelitian yang dilakukan tim dari London University’s Institute of Education, pria yang bersekolah di sekolah homogen (muridnya pria semua) risiko bercerainya lebih tinggi 40% dibandingkan pria yang bersekolah di sekolah heterogen. Penelitian ini dipresentasikan di Cambridge oleh kepala peneliti, Profesor Diana Leonard.

Penelitian melibatkan 17.000 orang dewasa (semuanya lahir pada 1958), yang datang dari berbagai macam latar pendidikan. Penelitian menunjukkan pria yang tidak cukup bersosialisasi dengan wanita di lingkungan sekolah akan berpengaruh pada kepribadiannya kelak.

Dari penelitian juga digambarkan, kecenderungan depresi pada pria yang sekolah di sekolah homogen di usia 40 tahun. Hal yang menarik adalah, risiko bercerai yang tinggi tidak dialami oleh wanita yang bersekolah di sekolah homogen.

“Penelitian menunjukkan sekolah homogen memang bagus untuk wanita tetapi tidak untuk pria. Hal ini bukan hanya terkait dengan kemampuan sosialisasi tetapi juga akademik. Pria juga belajar lebih baik saat bersama wanita," kata Dr. Mary Bousted, Sekretaris The Association of Teachers and Lecturers, seperti vivanews kutip dari Betti Confidential.

Kesempatan pria yang bersekolah di sekolah homogen untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi dan belajar memahami lawan jenisnya lebih sedikit. Hal tersebut tentu jika dibandingkan dengan pria yang sekolah di sekolah heterogen.

Berkurangnya kesempatan tersebut ternyata berdampak negatif pada kemampuan menyampaikan emosinya, berkomunikasi dan tingkat sensitivitasnya. Saat beranjak dewasa dan menikah kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dan jika tidak berjalan baik maka berisiko tinggi menimbulkan perceraian.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 12:24:16 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top