Mengubah Sifat Pasangan, Kenapa Tidak

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 7:08:03 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 7:08:03 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Setiap orang, baik pria maupun wanita pasti memiliki seabrek kriteria dalam memilih pasangan impiannya.


Bahkan, saat sudah mendapatkan pasangan pun, banyak orang yang ingin agar pasangannya dapat menjadi sosok yang ia idamkan.

Namun, mengubah tabiat seseorang dewasa memang sulit. Banyak yang menganggap bahwa mengharapkan perubahan dari sifat pasangan, adalah mustahil dan kurang baik.

Apalagi, orang dewasa yang tak mau berubah, biasanya akan berlindung di balik sebuah kata-kata klise: "Mencintai seseorang, artinya menerima segala kekurangan orang tersebut."

Tapi jangan putus asa. Apalagi bila yang Anda inginkan terhadap pasangan adalah hal yang positif. Tim peneliti dari University of London, Inggris, menemukan sebuah fenomena yang disebut "The Michelangelo Phenomenon."

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Current Directions, Psychological Science itu membuktikan bahwa pria ataupun wanita tetap bisa mengubah pasangannya menjadi sosok ideal, sesuai kriteria yang ia inginkan

Seperti dikutip dari YourTango.com, penelitian menemukan bahwa afirmasi atau hasrat positif yang berada di bawah alam sadar kita terhadap pasangan, bisa menjadi "kekuatan". Kekuatan yang juga tidak disadari itulah yang bisa mengubah pasangan.

Yang penting untuk diketahui, "kekuatan" itu bukan berupa sikap pemaksaan terhadap pasangan untuk berubah. Tetapi, bentuknya lebih seperti pemberian dorongan dan motivasi untuk membuat pasangan menjadi semakin baik.  

Jika Anda memiliki keinginan untuk mengubah pasangan ke arah yang lebih baik, teruslah memberikan dorongan motivasi padanya. Karena, perubahan sikap yang lebih baik, nantinya tidak hanya berdampak positif bagi Anda saja, melainkan juga bagi pasangan Anda sendiri, keluarga dan orang-orang disekitarnya.

Jadi, jangan berhenti untuk berharap dan memiliki obsesi yang baik untuk pasangan Anda. Tentunya, bila ingin pasangan Anda berubah, Anda pun harus terus berubah untuk memperbaiki diri sendiri.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 12:41:55 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top