Yakinkan Komitmen dengan Si Dia

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 7:11:28 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 7:11:28 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Situasi dimana hubungan sudah berjalan bertahun-tahun, tetapi belum ada pembicaraan tentang pernikahan, banyak dialami oleh para wanita. Hal ini tentu menimbulkan dilema tersendiri.

Dilema tersebut adalah, antara harus meminta kejelasan atau tetap menunggu hingga pasangan membicarakan pernikahan. Berada dalam posisi tersebut, memang sangat tidak nyaman. Untuk itu, cobalah untuk mengatasinya dengan beberapa cara berikut.

- Pastikan perasaannya

Hubungan yang sudah dijalani bertahun-tahun, tidak menjamin si dia yakin akan perasaannya pada Anda. Untuk itu, jika Anda ingin menanyakan kelanjutan hubungan atau menunggu hingga ia membicarakan pernikahan, pastikan dulu perasaannya. Anda harus tahu apakah pasangan benar-benar yakin pada Anda dan butuh waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya atau hanya membutuhkan "teman" saja dan sama sekali tidak terpikir untuk menjadikan Anda istrinya. Selain itu, pastikan juga perasaan Anda, apakah benar-benar yakin dengan pasangan atau hanya menginginkan status saja.

- Jangan terlalu menekannya
Jangan terlalu menekan pasangan untuk segera menikah. Biasanya, saat pria ditekan masalah pernikahan, mereka justru akan menganggap pasangannya adalah beban. Hal itu hanya akan membuat dia menghindari Anda atau bahkan memutuskan hubungan. Jika memang Anda butuh kepastian, lebih baik tanyakan baik-baik. Siapa tahu ia sudah memiliki rencana sendiri, dan baru akan membicarakannya pada Anda disaat yang tepat.  Selain itu, jangan beri dia ultimatum untuk menikahi Anda. Jika nantinya menikah, apakah Anda ingin hidup dengan pria yang menikahi Anda hanya karena ultimatum ?

- Memasak untuknya
Beberapa pria ada yang "meleleh" karena masakan pasangannya, meskipun rasa masakannya biasa saja atau bahkan cenderung tidak terlalu enak. Masakan yang Anda buat untuk pasangan, bisa membuatnya semakin sayang. Terutama jika Anda tidak bisa memasak dan sengaja belajar memasak untuknya. Pasangan juga bisa semakin yakin, karena usaha yang Anda lakukan.

- Membicarakannya
Membicarakannya secara langsung adalah cara yang paling pas jika Anda sudah siap dengan segala risikonya. Walaupun sampai saat ini, wanita yang membuka pembicaraan tentang pernikahan dengan kekasihnya masih dianggap tabu. Karena, hal itu dianggap sebagai "tugas" pria. Sebenarnya tidak masalah jika Anda memulai pembicaraan tentang pernikahan. Keterbukaan Anda mengungkapkan perasaan bisa membuat pasangan mengerti akan keinginan Anda untuk membuat hubungan menjadi lebih baik. Hal tersebut juga bisa membuat pasangan lebih berpikir tentang masa depan hubungan. Tapi, persiapkan juga diri Anda jika pasangan mengungkapkan hal yang menyakitkan, misalnya ia tidak berpikir sama sekali untuk menikah dengan Anda. Ambillah sisi positifnya, karena dengan hal yang menyakitkan tersebut, Anda tahu bahwa dia bukanlah yang terbaik untuk Anda.


 

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 12:45:22 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top