Berapa Usia Ideal Anak Diberi Uang Saku?

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 7:24:47 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 7:24:47 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Perlukah anak diberi uang saku? “Anak-anak perlu uang saku sehingga mereka dapat berlatih mengelola uangnya sendiri,” kata Elisabeth Donati, penulis buku 'Santa Barbara of Money Management Summer Camps' dan penulis 'The Ultimate Allowance'.

Yang penting Anda tahu, jangan berikan jumlah uang saku berlebihan. Karena, dengan jumlah yang cukup, bisa mengajarkan buah hati mengelola uang saku mereka.

Kapan mulai memberi uang saku? Waktu yang pas untuk mulai memberikan uang saku pada anak-anak adalah ketika usianya telah mencapai 5 - 7 tahun. Sebab, di usia itu anak-anak mulai penasaran dengan uang dan mulai menginginkan memiliki berbagai hal. Anak-anak akan belajar jika mereka menghabiskan uang saku untuk membeli permen, mereka tidak akan memiliki uang lagi untuk mainan. Atau, jika mereka menghemat, mereka bisa membeli sesuatu yang istimewa.

Donati juga menyarankan, bagi anak yang lebih tua sebaiknya para orangtua menyiapkan anggaran tetap untuk uang saku mereka. Sebab, anak-anak usia remaja mulai banyak memiliki kebutuhan yang harus mereka beli dengan uang, seperti membeli keperluan sekolah mulai dari alat tulis hingga buku pelajaran.

Katherine Kaldis, seorang ibu asal California yang memiliki dua anak berusia 8 dan 5 tahun memperoleh nilai lebih dari sebuah benda berupa uang. Dengan pemberian uang saku, dia bisa membimbing anak-anaknya untuk bersikap murah hati. Baginya ini merupakan nilai penting dalam keluarganya. Ia meminta anak-anaknya untuk merelakan sebagian dari uang saku mereka setiap minggu dalam sebuah kotak amal. Cara ini bisa mengajarkan mereka tentang arti berbagi pada sesama.

Akhirnya, kata Donati, anak-anak memiliki kebebasan, tetapi kendali tetap di tangan Anda. “Uang saku adalah milik mereka, tapi itu tidak berarti anak-anak memiliki kebebasan untuk membeli apa pun yang mereka inginkan. Orangtua menetapkan aturan dan batasan.”

Tips memberikan uang saku pada anak:
Beri mereka kontrol
Anak-anak cenderung royal dan boros dengan uang mereka sendiri, kata Donati. Ajarkan pada mereka bagaimana mengendalikan pengeluaran.

Beri tunjangan cukup besar
Jika tunjangan yang diberikan jumlahnya sangat kecil, mereka tidak dapat membeli apa-apa yang mereka inginkan. Dan, mereka tidak akan mampu berlatih membuat keputusan.

Beri pengertian pada mereka
Banyak orangtua, kata pakar pengelolaan uang Elisabeth Donati, mengatakan mereka lebih sulit untuk berbicara dengan anak-anak mereka tentang uang daripada untuk mendiskusikan seks atau obat-obatan. Karena itu, sebaiknya kelola keuangan Anda dengan baik sebelum mengajarkan buah hati mengelola keuangannya.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 12:57:28 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top