Mengapa 66% Wanita Ajukan Cerai Lebih Dulu

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 7:28:36 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 7:28:36 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Setiap pasangan menginginkan ikatan pernikahan langgeng selamanya. Seiring berjalannya waktu,ada perkawinan yang kandas akibat perceraian. Penelitian terbaru membuktikan, sebagian besar perceraian berasal dari keinginan istri. Sedangkan para suami tidak akan terlalu lama menduda setelah perceraian.

Sebuah survei yang digagas AARP menemukan pasangan yang akan atau telah bercerai, 66 persen keinginan cerai berasal dari wanita. Sedangkan pria yang menginginkan perceraian sebanyak 41 persen.

Setelah perceraian, sebagian besar mantan suami akan segera mencari pendampng hidup baru. "Hanya 33 persen pria yang mengaku tidak akan kembali menikah setelah perceraian," ungkap survei tersebut seperti yang VIVAnews kutip dari MSBNC.

Sedangkan bagi wanita, perceraian memberikan kebebasan dan identitas pribadi. Sebanyak 43 persen wanita yang bercerai mengkhawatirkan kejadian serupa akan mereka alami saat menikah lagi.  "Sebagian besar wanita yang bercerai mengakui lebih bahagia daripada saat mereka menikah."

Penulis buku 'Why Men Marry Bitches: A Woman's Guide to Winning Her Man's Heart', Sherry Argov, mengatakan terdapat perbedaan pandangan antara pria dan wanita mengenai penyebab kegagalan rumah tangga dan keinginan menikah.

Bagi pria, menikah berarti bertanggungjawab atas keuangan keluarga dan wanita memenuhi kebutuhan rumahtangga. Apabila terjadi perceraian, pria meninggalkan rumah namun tetap menanggung kebutuhan anak-anaknya. Kesetaraan gender dan pekerjaan membuat pria dengan pengalaman bercerai akan memilih wanita yang berusia lebih muda.

Sedangkan bagi wanita, menikah berarti kewajiban bertambah. Pengendalian kelahiran seringkali dilakukan wanita untuk mengejar jenjang karir yang lebih tinggi.

Lalu mengapa sebagian besar ajakan menikah bermula dari wanita? Dongeng sehidup semati dan cinta sejati mendorong wanita paling banyak mengusulkan menikah pada pasangan.

Sejak kecil, anak perempuan membayangkan dilamar seorang pria yang mengajaknya menikah. Pernikahan bagi sebagian besar wanita, menurut Argov, adalah gambaran ratu sehari. Impian sebagian besar anak perempuan diantaranya mengenakan gaun warna putih dengan semua pandangan mengarah padanya.

Hal sebaliknya terjadi pada pria, yang tertekan karena menjadi pusat perhatian saat pernikahan. Selain itu, pria memilih tidak mengulangi semua kerepotan yang terjadi saat mengurus pernikahan. Apabila bercerai, pria menginginkan hubungan yang lebih lama dengan pasangan baru.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 1:01:09 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top