Mitos Penurunan Daya Ingat Saat Hamil

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 7:54:07 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 7:54:07 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Selama masa kehamilan, ada pendapat yang menyatakan wanita mengalami gangguan konsentrasi dan daya ingat. Mitos "otak bayi" yang menyebabkan problema kehamilan berdasarkan penelitian terbaru ternyata itu hanya merupakan sebuah kekeliruan.

Kinerja otak pada wanita hamil, berdasarkan penelitian terhadap 1.241 perempuan sama baiknya pada wanita yang tidak hamil.

Penelitian tim Australia yang dimuat dalam British Journal of Psychiatry menerangkan penurunan ingatan mungkin bersifat adaptif untuk mengalihkan calon pasangan untuk memberi perhatian lebih pada bayi.

Peneliti utama Profesor Christensen mengatakan sebagian besar buku panduan kehamilan memuat bahwa wanita akan mengalami masalah daya ingat dan konsentrasi, yang disebutkan sebagai tanda-tanda fisik kehamilan.

"Yang terjadi adalah wanita hamil menggeser fokus mereka dari masalah pekerjaan menjadi upaya membantu mempersiapkan kelahiran bayi. Sementara calon ibu baru lainnya berniat mengurus bayi mereka."

Namun dia mengatakan pergeseran bukan berarti adanya defisit kognitif atau penurunan daya ingat.

Selama empat tahun penelitian dengan menggunakan tes interval memori, setengah dari wanita hamil dalam studi tidak mengalami penurunan kinerja dalam memori mereka.


Skor  dalam tes tetap tidak berubah sebelum dan setelah kehamilan dan tidak berbeda jauh antara kelompok perempuan yang menjadi ibu dan kelompok yang tidak hamil.

Dia menyarankan agar temuan terbaru ini dapat dipergunakan untuk mendukung fakta bahwa konsep "otak plasenta bayi" tidak bisa dihindari.

Cathy Warwick dari Royal College of Midwives mengatakan penelitian menitikberatkan pada waktu beristirahat cukup bagi wanita hamil dan bayinya.

"Tekanan fisik dan emosional pada tubuh wanita saat kehamilan dapat membuat wanita merasa lebih capek dari biasanya. Keletihan, baik pada pria maupun wanita bisa menghilangkan konsentrasi dan menyebabkan daya ingat tidak berfungsi secara efektif," katanya. Dia menganjurkan agar wanita hamil mendapat cukup istirahat selama di rumah maupun di kantor.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 1:24:00 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top