Jangan Khawatir Jika Bayi Menangis

Posted By Rikaro.Ramadi Monday, March 25, 2013 7:57:43 AM
Add to Favorites0
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 7:57:43 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Dua puluh persen bayi usia 2 sampai 4 bulan secara alami mengalami kolik infatil atau menangis berkepanjangan. Namun tangisan bayi tidak berlangsung sebentar, bahkan terkadang membuat orangtua panik karena bayi menangis seperti tampak kesakitan, sambil meraik kaki ke arah perut, kepalanya bergerak-gerak, wajahnya terlihat kemerahan dan sering disertai dengan kentut atau flatus.

Tapi jangan khawatir jika bayi Anda mengalaminya, tak perlu panik meski penyebabnya tidak jelas, Anda tidak perlu terburu-buru membawa anak ke dokter. Biasanya kolik timbul pada sore dan malam hari.

Jika anak mengalami kolik infatil tangisan yang terjadi bisa berlangsung lebih dari 3 jam per hari, bisa pula terjadi lebih dari 3 hari per minggu dan bahkan ada yang terjadi hingga lebih dari 3 minggu.

“Memang belum ada research yang meneliti tentang penyebabnya, tapi biasanya bayi yang mengalami kolik, faktor resikonya bisa karena bayi lahir dengan berat rendah, ibu inteligensia dan pendidikan tinggi, bisa pula karena risiko emosi ibu. Sebab jika ibu belum berpengalaman mengurus bayi dan merasa cemas, bayipun juga bisa ikut cemas,” kata dr. Badriul Hegar, Dokter spesialis saluran cerna pada anak yang ditemui dalam acara Women Health Expo 2010 di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat 5 Februari 2010.

Untuk mengatasinya agar tangis tak berkepanjangan, apa yang harus dilakukan orangtua untuk membuatnya tenang, berikut triknya:

   1. Jika bayi ingin tenang, orangtua juga harus tenang

   2. Berikan rasa nyaman pada bayi

   3. Berikan makanan atau ASI pada bayi lebih sering dan beri  dekapan lembut

   4. Ibu mencari teman berbagai

   5. Berikan pijatan pada bayi, ini bisa membuatnya rileks

Lakukan lima hal tersebut, jika bayi Anda terus menangis. Jadi tidak perlu panik dan terburu-buru membawanya ke dokter.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Monday, March 25, 2013 1:26:35 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top