Waspada Sindroma Patah Hati

Posted By Rikaro.Ramadi Tuesday, March 26, 2013 6:42:35 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi
 Posted Tuesday, March 26, 2013 6:42:35 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Jika Anda mengalami patah hati lalu depresi dalam waktu lama, sebaiknya jangan disepelekan. Menurut penelitian yang dilakukan tim dari Johns Hopkins University, patah hati bisa membuat kondisi kesehatan Anda mengalami penurunan bahkan kerusakan pada organ tubuh.

Studi klinis menunjukkan bahwa beberapa orang mungkin akan merespon stres dengan cara yang tidak baik. Kondisi emosional yang sangat buruk saat putus cinta atau kesedihan yang teramat sangat memicu katekolamin dalam jumlah besar ke dalam aliran darah. Bahan kimia ini, secara sementara bisa meracuni jantung, dan bisa membuat gejala mirip dengan serangan jantung. Seperti nyeri dada, cairan di paru-paru, dan sesak napas.

Bisa dikatakan, sindrom patah hati yang mendera orang yang mengalami putus cinta, dapat menyebabkan kerja jantung tidak normal. Putus cinta menyebabkan tekanan emosional yang dalam. Biasanya disertai dengan gejala nafsu makan, tidak bisa tidur, nyeri dada, dan mual. Terkait masalah emosional, muncul depresi yang sering ditandai dengan menangis
tidak terkendali dan hilangnya harga diri.

Dari penelitian di Amerika Serikat, tim peneliti memperkirakan 1 hingga 2 persen pasien yang diagnosa terkena serangan jantung disebabkan sindroma patah hati. Sebagian besar yang menderita sindrom patah hati adalah wanita yang presentasenya mencapai 95 persen.

Jika Anda mengalami sindroma patah hati, berhati-hatilah. Lakukan hal-hal berikut untuk menghindari penurunan fungsi jantung.

- Tetap aktif saat putus cinta. Jangan mengisolasi diri karena hanya akan meningkatkan risiko serangan jantun. Anda boleh bersedih atau mengurung diri dalam kamar tetapi jangan terlalu lama. Segera cari kegiatan yang membuat Anda sibuk dan pikiran menjadi tidak terfokus pada kondisi patah hati.

- Berbicara pada teman, kakak, adik atau sahabat tentang perasaan Anda adalah cara efektif untuk mengurangi perasaan sakit hati setelah putus cinta.

- Berdandanlah yang cantik. Tunjukkan kelebihan dalam diri Anda. Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya diri kembali. Cobalah membuat teman baru dan bergaul dalam lingkungan yang baru. Siapa tahu Anda bisa menemukan pria idaman.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 27, 2013 4:27:41 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top