8 Kebiasaan Sepele Perusak Pernikahan

Posted By Rikaro.Ramadi Tuesday, March 26, 2013 11:00:22 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Tuesday, March 26, 2013 11:00:22 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews -  Pertengkaran yang selalu muncul dalam sebuah pernikahan tidak selalu dipicu oleh masalah besar. Kebiasaan kecil yang menyebalkan juga bisa memicu pertengakaran atau bahkan perceraian. Ketahui apa saja kebiasaan yang bisa merusak pernikahan, agar Anda bisa menghindarinya.

1. Mengomel
Omelan yang terus-menerus, dengan suara kencang dan sindiran tajam tentu sangat tidak enak didengar. Hal itu tidak efektif membuat pasangan sadar akan kesalahannya. Malahan justru ia tidak lagi menghormati Anda.

2. Menyalahkan
Saat pasangan melakukan kesalahan, jangan langsung mencecarnya dengan berbagai sindiran. Apalagi selalu menyalahkannya dan mengungkit kesalahan masa lalu saat bertengkar. Anda dan pasangan adalah suami istri, kesalahan yang dilakukannya juga kesalahan Anda, untuk itu cari jalan keluar bersama dan jangan hanya menyalahkannya.  

3. Kasar
Kata-kata dan perlakukan kasar, sering dianggap biasa atau hanya candaan saja. Padahal jika dilakukan berulangkali, akan sangat menyakitkan hati. Sikap kasar menunjukkan bahwa hubungan tidak lagi normal.

4. Pasif
Sikap pasif terhadap segala hal dan tidak ingin terlibat dalam keputusan dalam rumah tangga juga sangat tidak baik. Jangan selalu mengucapkan "terserah" saat dimintai pendapat. Keluarkanlah isi kepala meskipun terkadang berakhir dengan adu argumentasi. Bukankah itu fungsinya pasangan?

5. Selalu mengutamakan logika
Jangan selalu mempertimbangakan segala sesuatu dengan logika, tetapi libatkan juga perasaan Anda. Dalam hubungan bukan soal menang kalah, tetapi lebih pada menemukan kesepakatan bersama.

6. Tidak serius
Tidak fokus, malas membahas hal serius dan menghindari keintiman banyak dilakukan suami maupun istri. Hal itu sebenarnya sangat menjengkelkan dan menggambarkan bahwa Anda tidak ingin membuat masa depan yang lebih baik.  
7. Diam saat ada masalah
Diam tidak akan menyelesaikan masalah. Justru hanya akan menumpuk masalah dan bisa meledak setiap saat. Jadi, bicarakan selalu baik-baik saat muncul permasalahan dalam rumah tangga.

8. Membuat keputusan besar sendiri
Sering membuat keputusan besar tanpa meminta pendapat pasangan juga membahayakan pernikahan. Meskipun hanya menentukan warna cat kamar, sebaiknya minta pendapat pasangan. Hal itu membuat pasangan lebih dihargai dan hubungan pun semakin intim tanpa Anda sadari.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 27, 2013 4:52:53 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top