Lima Tanda Anak Alami Kekerasan

Posted By Rikaro.Ramadi Wednesday, March 27, 2013 11:44:50 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 27, 2013 11:44:50 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437


Anak yang mengalami kekerasan baik di sekolah atau di tempat lain cenderung diam saja. Mereka biasanya takut dan malu untuk mengungkapkannya pada ayah atau ibunya. Sebagai orangtua Anda sebenarnya bisa mengetahuinya dengan melihat perubahan sikapnya.

Ketahui lima tanda umum ketika seorang anak mengalami kekerasan. Jika tanda-tanda ini terlihat, jangan langsung memaksa anak untuk menceritakannya pada Anda. Cari tahu solusinya di bawah ini agar Anda bisa segera mengambil tindakan.

1. Malas sekolah
Jika tiba-tiba buah hati tidak semangat bercerita tentang kegiatannya di sekolah bisa jadi tanda kalau dia mengalami kekerasan. Ia juga cenderung sensitif saat Anda menanyakannya. Dalam kondisi demikian jangan memperburuk suasana dengan memaksanya. Cobalah lebih sabar atau cari informasi dari teman-temannya.

2. Sulit tidur dan tidak nafsu makan
Banyak korban kekerasan baik fisik maupun psikologis kehilangan nafsu makan dan sulit tidur. Perhatikanlah kebiasaan tidur dan makannya. Jika semakin tidak teratur segera cari cara untuk membuatnya lebih tenang. Karena jika dibiarkan akan berdampak buruk pada kondisi kesehatannya.

3. Luka
Anak-anak memang sering bermain dan terjatuh hingga luka. Jika Anda melihat ada luka di tubuhnya dan ia tidak bisa menjelaskan secara detail penyebabnya, bisa jadi ia mengalami kekerasan.

4. Barang yang rusak atau hilang
Perhatikan barang-barangnya yang suka dibawa ke sekolah. Tas atau baju yang rusak mungkin saja menandakan ia melawan saat mengalami kekerasan. Lalu, jika banyak barang-barangnya yang hilang kemungkinan diambil oleh orang yang menyakitinya.

5. Sering merasa sakit dan meminta istirahat di rumah
Anak yang menjadi korban kekerasan juga sering beralasan sakit dan ingin istirahat di rumah. Hal ini karena ia trauma ke sekolah. Jika anak memang tidak sakit dan ia menjadikannya alasan, sebaiknya bicarakan pada gurunya dan cari informasi.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 3:58:24 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top