Hamil di Usia 35, Risiko Lahirkan Bayi Kembar

Posted By Rikaro.Ramadi Wednesday, March 27, 2013 11:54:08 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 27, 2013 11:54:08 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Banyak wanita menunda kehamilan ketika usianya masih terbilang muda. Ketika sudah beranjak di usia kepala 3, biasanya banyak wanita baru memutuskan untuk memiliki momongan.

Tapi tahukah Anda, bahwa banyak risiko yang harus Anda hadapi jika merencanakan kehamilan di usia 30-an. Selain berisiko mengalami keguguran dan komplikasi saat masa kehamilan, namun ada hal yang mungkin disukai beberapa pasangan, yakni risiko melahirkan anak kembar.

Banyak para pakar kesehatan dan ahli kandungan menyatakan usia 35 bukanlah saat yang tetap untuk merencanakan kehamilan, apalagi kehamilan pertama. Selain tingkat kesuburan yang mulai menurun, kualitas telur yang dihasilkan pun mulai berkurang.

Menurut American Pregnancy Association seperti dikutip dari laman ModernMom.com, mereka yang sudah berusia di atas 30 tahun juga butuh waktu lama untuk mendapatkan kehamilan.

Butuh waktu satu hingga dua tahun untuk merencanakan kehamilan. Oleh karenanya, banyak disarankan agar mereka yang telah memasuki usia kepala tiga, harus mengandalkan konsultan kesehatan untuk merencanakan kehamilan.

Kendala berikutnya yang mungkin dialami adalah adanya kelainan genetik. Selain itu, Anda juga berisiko melahirkan dengan operasi caesar atau kehamilan ektopik. Keguguran juga lebih sering terjadi, pada wanita hamil berusia 35-45. Di usia ini, mereka yang menjalankan proses kehamilan berisiko mengalami keguguran hingga 35 persen.

Meski banyak pantangan saat merencanakan kehamilan di usia tersebut, namun ada hal yang mungkin menjadi kabar gembira bagi sebagian pasangan. Karena mereka yang baru merencanakan kehamilan di usia 30 tahun, bisa berisiko melahirkan bayi kembar.

Sehingga, tak perlu repot untuk merencanakan kehamilan anak kedua. Wanita usia 35 sampai 39 tahun adalah kelompok yang paling mungkin memiliki anak kembar.


Bahkan tanpa perawatan kesuburan, folikel Anda merangsang meningkatkan tingkat hormon, yang berarti Anda melepaskan lebih dari satu telur per siklus. Hal ini akan meningkatkan peluang Anda untuk memiliki beberapa kelahiran. (sj)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 4:04:17 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top