Kompromi untuk Hindari Perang Mulut

Posted By Rikaro.Ramadi Thursday, March 28, 2013 9:37:48 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 9:37:48 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews – Sikap kompromi menjadi kunci sukses untuk memuluskan jalannya hubungan. Mengapa? Karena bagaimanapun juga, Anda dan pasangan  merupakan individu yang masing-masing punya karakter berbeda, sehingga harus saling memberi dan menerima.

Kemauan berkompromi dengan pasangan akan mencegah Anda berdua terjebak kemelut yang bisa meretakkan hubungan. Sikap ini akan memberi jalan keluar secara rasional atas semua perbedaan pendapat yang terjadi antara Anda dan si dia.

Tapi, bagaimana menjadi pribadi yang mau berkompromi? Gunakan tips berikut ini sebagai panduan untuk mencari jalan tengah dari masalah dalam hubungan, dikutip dari She Knows.

Hilangkan sikap tak mau mengalah

Ya, kebanyakan orang merasa paling benar, tetapi terkadang sikap seperti ini tidak perlu dipertahankan. Terutama, ketika Anda sedang membangun hubungan untuk menuju kebahagiaan bersama pasangan. Untuk mencapai hubungan  sehat, sebaiknya jangan selalu merasa benar, kalau memang salah, akuilah kesalahan itu.

Sebab, bila sikap tak mau mengalah (bahkan ketika si dia benar) terus dipertahankan, akibatnya hubungan akan sering diwarnai pertengkaran. Akuilah sikapnya yang lebih benar. Hubungan cinta tak perlu saling bersaing, apalagi untuk sesuatu yang bukan prinsip.

Beri ruang
Jadikan hubungan ini menyenangkan. Lakukan berbagai aktivitas dengan saling membantu. Tapi, Anda juga harus menyadari bahwa pasangan Anda tidak harus selalu berada di dekat Anda selama 24 jam sehari dalam sepekan. Karena, bagaimanapun juga dia pasti punya aktivitas dan kepentingan yang berbeda dari Anda. Kesadaran seperti ini bisa menyehatkan hubungan.

Anda berhak untuk merasa dicintai dan dihargai, tetapi Anda juga harus memberikan ruang kebebasan buat pasangan.

Salurkan kekesalan
Tidak ada orang yang sempurna. Kebiasaan buruknya seperti lupa menaruh kaus kaki atau lupa waktu, terkadang bisa memancing emosi. Minta si dia untuk bisa mengubah kebiasaan buruknya.


Jika si dia tak juga berubah, tentu saja hal ini bisa membuat kekesalan Anda memuncak. Cobalah menahan diri agar tidak selalu menggerutu di rumah, sehingga tidak memancing pertengkaran. Salurkan kekesalan ke arah positig dengan berbincang dengan teman atau pergi ke salon. (pet)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 12:23:29 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top