Kunci Perkawinan Bahagia

Posted By Rikaro.Ramadi Thursday, March 28, 2013 9:43:39 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 9:43:39 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Sebagian besar orang akan menyebutkan kata-kata 'komitmen,' 'kesetiaan,' 'kepercayaan,' dan 'saling melengkapi', untuk menggambarkan sebuah pernikahan bahagia. Tapi menurut studi terbaru, pasangan yang mengutamakan dirinya sendiri dan membantu pasangan menjadi lebih baik akan merasa lebih bahagia.

Seperti dikutip dari New York Times, di era modern, perkawinan adalah sebuah kemitraan emosional dan intelektual, bukan sekadar mencari keamanan atau status sosial. Saat menikah, pasangan harus menikmati menjadi diri sendiri dan berkembang dalam hubungan. Berarti, menikahi seseorang akan membantu Anda tumbuh menjadi individu yang lebih baik.

Pernikahan untuk menjadikan diri sendiri makin baik memang terdengar egois. Namun peneliti Universitas Monmouth New Jersey mengatakan, lebih banyak pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari pasangan dengan aktivitas dan keinginan besar, makin bahagia sebuah komitmen pernikahan. Bila sebaliknya, pasangan selalu melakukan hal sama berdua, atau selalu menyetujui keinginan pasangan, pernikahan bakal menjadi sesuatu yang membosankan.

Sama halnya saat berolahraga. Umumnya, seseorang akan belajar menyukai sebuah olahraga hanya karena olahraga tersebut adalah favorit pasangan mereka. Padahal sebelumnya mereka tak menyukainya. Namun perlu Anda tahu, pada gilirannya Anda berdua akan berbagi pengalaman, saling menghormati, berbagi cerita dan menjadi investasi emosional.

Dr Gary W. Lewandowski, mengatakan bahwa pengembangan diri sangat penting untuk suatu hubungan. "Jika Anda tumbuh dan mendapatkannya dari pasangan, Anda akan menghormati pasangan. Dan, bisa membantu pasangan menjadi lebih baik akan sangat menyenangkan," katanya.

Intinya, memprioritaskan kebutuhan intelektual dan emosional bukanlah sesuatu yang egois dan tidak akan membuat seseorang berpaling dari pasangan. Sebaliknya, melihat pasangan Anda semakin baik dan berkontribusi dalam perubahannya akan membuat hubungan semakin berkembang dari waktu ke waktu.

"Jika pasangan membantu Anda menjadi orang yang lebih baik, Anda akan lebih bahagia dan lebih puas dalam hubungan." Dr Lewandowski mengungkapkan.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 11:25:22 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top